Menggapai Kenyamanan Tempat Bekerja

Tak seperti hari-hari biasanya, lingkungan kerja The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) pada Senin, 23 April 2007 lalu disulap layaknya suasana era kolonial Belanda. Dimana sebagian karyawan HSBC saat itu diwajibkan mengenakan kostum adat nasional dan menghiasi ruang kerjanya dengan dekorasi suasana seperti jaman VOC lalu.

Hal itu dilakukan HSBC dalam rangka menyambut hari Kartini, seperti yang disampaikan oleh Mia Patria Bernardhi selaku Head of Human Resources HSBC, “Kami mengadakan aktifitas ini untuk menyambut hari Kartini dan sekaligus ingin mengambil spirit dari Kartini, dimana saat ini sudah tidak ada lagi mengenai kesetaraan gender, malah kita melihat adanya kualifikasi, karena secara merata komposisi perempuan dan laki-lakinya sudah 50%-50%,” katanya ketika ditemui HC di ruang kerjanya akhir bulan lalu.

Menurut Mia semangat yang diusung HSBC dalam memperingati hari Kartini kali ini adalah adanya semangat kebersamaan, keberagaman dan kekompakan. Alasannya adalah spirit Kartini itulah yang diharapkan pula akan menciptakan leadership yang unggul dan dapat melihat performa kinerja baik dari karyawan.

Ditambahkan lagi oleh Mia bahwa semangat itu akan terlihat saat ia menilai dari penampilan-penampilan di tiap divisi melalui aksi yang diperagakan oleh para karyawannya. Memang saat itu rutinitas karyawan HSBC, baik itu yang berlokasi di gedung WTC, Sudirman maupun di Menara Mulia yang biasanya sibuk dengan aktifitas pekerjaan kantor, sudah tak tampak lagi. Mereka malah sibuk mendandani ruang kerjanya dengan tema dekorasi yang dipilihnya, misalnya nuansa etnis Jawa dan Tiong Hoa.

Seperti saat HC mendatangi ruang divisi HR yang dipimpin oleh Mia, suasananya terlihat layaknya pasar “tempo doeloe” di ranah Jawa. Tampak meja-meja kerja diubah menjadi warung tenda yang menyediakan berbagai jajanan pasar khas kala itu. Tersedia misalnya sayur gudeg, urap, combro, es dawet dan lain sebagainya.

Lain halnya lagi yang dibuat oleh karyawan HSBC yang berlokasi di Menara Mulia, mereka lebih meriah. Lantaran tiap divisi memiliki tema yang berbeda-beda, misalnya saja ada divisi yang membuat tema Pasar Kampoeng HSS (Hidoep Sejahtera Sentosa). Memperlihatkan suasana kehidupan masyarakat di jaman Kartini lalu, yang diperagakan dengan parodi teater.

Ada pula yang menciptakan nuansa lingkungan komunitas Tiong Hoa, dengan menyediakan stand makanan ciri khasnya, lontong tjap go meh dan penampilan aksi barongsai. Acara yang melibatkan banyak karyawan itu mencerminkan ada kebersamaan antara atasan dan bawahannya. “Nah yang paling serunya kan itu, di sini nanti kelihatan lah team worknya, ide-idenya apa saja yang  dibuat, ini yang kita bilang kalau perlu dikasih engagement itu tadi, diseimbangkan kerja dengan aktifitas ekstrakurikuler,” ujar Mia.

Kegiatan swadaya semacam itu diharapkan pula oleh Mia dapat menumbuhkan kreativitas para karyawannya, yang nantinya dapat membangun kinerja karyawan yang positif. “Kita lihat keterlibatan karyawan, jadi kita lihat staff engagement-nya, dilihat dari individual dengan lingkungan kerjanya,” ucapnya sambil memberikan nilai kepada
tim penampil saat itu.

Kepada HC, ia pun mencontohkan adanya kreativitas itu, “Kita lihat salah satu contoh misalnya saat mereka mendekorasi atau memberikan ide, dan uniknya lagi para laki-lakinya pun ada yang rela mau belanja untuk kebutuhan dekorasi timnya, yang biasanya ini dilakukan oleh perempuan,” ungkap Mia.

“Dan kegiatan ini juga tidak mengganggu kinerja para karyawan, malah ini akan meningkatkan kinerja,” lanjut Mia. Hal ini dipastikannya karena setiap kegitan internal yang dilakukan sudah terjadwal. “Walaupun nanti juga ada sebagian karyawan yang terlihat masih sibuk dengan pekerjaannya karena tidak bisa ditinggalkan, biasanya
berhubungan dengan customer services,” tambahnya.

Menjadi The best place to work

“Kalau kalimat itu ditanyakan kepada banyak pekerja di negeri ini, mulai yang dari level rendahan hingga level atasan, pasti jawabnya sulit, walaupun memang ada. Atau jawaban lain yang mencerminkan ragu kalau kalimat itu betul-betul kenyataan. Tapi sulit bukan berarti tidak bisa ia kan?,” jelas Mia yang mengungkapkan HSBC kini pun ingin menjadi “The best place to work” tersebut. HSBC, salah satu perintis perbankan modern di berbagai wilayah di Asia ini termasuk perusahaan yang memiliki komitmen tinggi dalam mewujudkan impian setiap pekerja itu. “Menjadikan lingkungan kerja kami sebagai The best place to work, buat kami adalah keharusan,” terang Mia. Komitmen itu dibuktikannya dengan menciptakan sederet aktivitas non rutin yang bisa membunuh kejenuhan pada rutinitas yang bisa bermuara pada mandeknya kreativitas dan kinerja para karyawannya.

“Kami punya Calendar Event, namanya We Care, setiap bulannya acara itu beda-beda,” terang Senior Vice President Marketing Communications & Public Affair HSBC Agung Laksamana kepada HC di ruang kerjanya akhir bulan lalu. Dijelaskan Agung bahwa kegiatan yang diberi nama We Care itu merupakan agenda rutin tiap tahunnya yang dimiliki HSBC untuk menciptkan employee relations yang kondusif. Misalnya kegiatan olahraga, seminar, nonton bareng dan perayaaan pesta bersama karyawan. Selain itu ada pula program kepedulian HSBC kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dan pemberian sponsor.

Sebagai bank internasional yang beroperasi di seluruh dunia, HSBC Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu tanggung jawab perusahaan yang wajib dipenuhi dan juga dijadikan sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan perusahaan.

Dalam hal ini, sukses bagi HSBC adalah bila perusahaan dapat memenuhi tanggung jawab sosial untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan masyarakat dimana perusahaan beroperasi. Melalui program HSBC Kita, yang merupakan program sosial kemasyarakan (CSR) yang dilaksanakan oleh The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) di Indonesia sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap perkembangan dan kemajuan masyarakat. HSBC Kita telah diluncurkan pada 5 September 2003 lalu.

Sesuai dengan komitmen HSBC dalam bidang CSR, HSBC Kita memberikan perhatian khusus dalam bidang pendidikan, lingkungan hidup dan sosial. Sehubungan dengan hal ini, HSBC akan melaksanakan program HSBC Kita on Education, HSBC Kita on Environment serta HSBC Kita on Social. H C (ang)