Mencari Kerja Saat Hamil, Bagaimana Baiknya?

pregnant

Kehamilan merupakan waktu yang berharga bagi setiap wanita. Namun ketika Anda mencari pekerjaan saat dalam kondisi hamil, mungkin akan berbeda kisahnya. Namun bukan berarti kehamilan Anda menjadi halangan bagi Anda dalam mendapatkan pekerjaan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil dalam mencari pekerjaan. Vicki Salemi, selaku praktisi karir bagi Monster Jobs, menceritakan pengalamannya mewawancarai kandidat yang sedang hamil.

pregnant

 

1. Memutuskan kapan untuk terbuka

Semakin tua usia kehamilan, maka akan semakin sulit pula bagi Anda untuk memberitahu calon perusahaan. Jika Anda sedang dalam trimester pertama dan kehamilan Anda belum terlalu terlihat, Anda mungkin akan sedikit tidak nyaman untuk membahasnya dengan calon perusahaan.

Salemi menyatakan bahwa Anda tidak wajib mengatakan bahwa Anda sedang hamil. Kenyataannya pertanyaan seputar kehamilan, status perkawinan atau keluarga adalah pertanyaan yang melawan hukum.

Baca juga: Inilah Kebijakan Cuti Melahirkan di Beberapa Negara

2. Jadikan kehamilan Anda bukan masalah

Jika kehamilan Anda belum terlihat, maka akan lebih mudah Anda menghindari topik seputar hal tersebut. Namun jika kehamilan Anda sudah terlihat dan pewawancara tahu betul bahwa Anda sedang hamil tetapi mereka tidak dapat menanyakan hal tersebut.

Dalam kasus seperti ini, Salemi menyarankan untuk memberitahukan si pewawancara. “Bahaslah secara singkat namun kembalilah fokus pada ketertarikan Anda dengan pekerjaan tersebut,” ungkap Salemi. Utarakan rencana Anda setelah Anda melahirkan.

Misalnya Anda akan cuti selama enam minggu atau Anda sudah memiliki orang yang akan membantu Anda mengasuh anak Anda setelah lahir. Hal ini menunjukkan bahwa Anda sudah memiliki rencana yang pasti setelah Anda selesai melahirkan.

Baca juga: Banyak Karir Perempuan Berakhir Usai Melahirkan

3. Jangan langsung membahas tentang kehamilan

Ketika Anda sudah diterima, jangan jadikan kehamilan Anda sebagai bahan perbincangan. Fokuslah dengan pekerjaan yang harus Anda hadapi. Namun Anda harus ingat untuk memberi tahu manager Anda bahwa Anda sedang hamil, bagaimana Anda bekerja saat dan setelah hamil, sampai kemampuan Anda untuk bekerja dari rumah jika Anda tidak bisa ke kantor.

4. Ubahlah metode Anda mencari kerja

Mengingat Anda harus memikirkan calon anak Anda, maka Anda pun harus merubah pekerjaan apa yang ingin Anda cari. Waktu kerja dan tempat kerja yang fleksibel bisa jadi pilihan Anda. Anda bisa tetap mendapatkan pekerjaan dan penghasilan namun juga bisa menjaga kehamilan Anda. (*)