Jangan Remehkan Voucher Pizza, Kalau Itu Nyatanya Bisa Tingkatkan Keterlekatan Kerja

Business team eating pizza

Pasti Anda sudah tahu bahwa bonus belum tentu dapat meningkatkan produktivitas pekerja Anda. Lalu, apa sebenarnya yang dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan? Hasil studi Dan Ariely, seorang professor di Duke University, mungkin akan mengagetkan Anda.

Business team eating pizza

(Image: GettyImages)

Dalam studi yang dilakukan oleh Ariely, diketahui bahwa para pekerja ternyata lebih menghargai diberikan pizza dibandingkan dengan uang bonus. Dalam studi ini, Ariely mengirimkan email kepada setiap pekerja yang menjanjikan reward setiap minggunya berdasarkan jumlah komputer yang berhasil mereka rakit per harinya.

Reward yang diberikan yaitu: bonus sebesar 100 Israeli new shekel (sekitar Rp350.000), pesan singkat “Well done!” dari atasan, dan voucher pizza gratis. Lalu terdapat satu kelompok kontrol yang tidak diberikan reward apapun.

Pada minggu pertama, pekerja yang mendapatkan reward voucher pizza gratis menjadi kelompok pekerja yang paling produktif. Selanjutnya pada minggu kedua, kelompok pekerja yang mendapatkan pujian dari atasan menjadi kelompok yang paling produktif.

Menariknya, kelompok yang mendapatkan reward uang bonus menjadi kelompok paling kurang produktif. Bahkan kelompok ini lebih kurang produktif dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan reward.

Ariely juga mengaitkan hasil studinya dengan hasil studi yang pernah dilakukan sebelumnya. Insentif berupa uang tidak lagi menjadi hal yang diharapkan para pekerja. Sekedar ucapan terima kasih atau pernyataan sederhana seperti ‘kerja bagus’ ternyata sudah cukup meningkatkan produktivitas pkekerja.

Langkah kecil ini mematahkan bahwa anggapan ukuran loyalitas harus selalu dihargai dalam bentuk uang. Nyatanya, tidak perlu tunjangan ini-itu untuk membuat pekerja Anda bertahan. Buatlah mereka merasa dihargai dan diperhatikan agar mereka tetap bertahan. (*)