Cuti Libur Membuat Karyawan Lain Sebal

Rekan kerja yang cuti untuk berlibur bersama keluarga mungkin dapat membuat Anda merasa sebal. Ditambah lagi ternyata boss Anda meminta Anda untuk meng-cover tugas rekan Anda tersebut. Jika Anda pernah menghadapi situasi tersebut, berarti Anda bernasib sama dengan para pekerja di Inggris.

Elance-ODesk, sebuah pasar online yang menghubungkan para pebisnis dan pekerja lepas, melakukan survey terhadap 1.000 orang pekerja di Inggris. Berdasarkan survey ini, ditemukan bahwa 88% pekerja pernah memiliki pengalaman untuk mengambil tugas tambahan di kantor ketika rekannya sedang cuti liburan.

Meskipun banyak pekerja yang cuti sepanjang bulan musim panas, namun banyak juga yang harus kerja lembur setiap minggunya. Hal ini menyebabkan 25% responden merasa tidak dihargai. Satu dari 10 responden menyatakan bahwa mereka mengalami stress karena hal ini.

Baca juga: Jangan Biarkan Karyawan Anda Melewatkan Liburannya

Untuk memenuhi tanggung jawab tambahan selama musim panas, sebanyak 52% rela memperpendek jam makan siang mereka. Sebanyak 53% sisanya mengaku bahwa mereka pulang terlambat. Bahkan untuk beberapa pekerja, tugas mereka tidak hanya selesai di kantor saja. Sebanyak 49% responden mengaku bahkan mereka perlu membawa tugas mereka ke rumah dan mengerjakannya sepanjang akhir minggu.

Informasi tambahan, sebanyak 10% pekerja kerap kali melakukan kesalahan dalam menyelesaikan tugas yang sebenarnya tidak begitu mereka pahami.

“Liburan merupakan hal penting bagi pekerja untuk mengisi ulang energi mereka. Namun di sisi lain, bisnis kerap kali turun ketika para pekerja sedang mengisi ulang energi mereka,” ungkap Hayley Conick, selaku salah satu pelaksana survey.

Baca juga: Merasa Liburan Kurang? Hijrahlah ke China atau Mesir

Tags: