7 Tanda bahwa Talent Terbaik Anda akan Keluar

manager-308474_640

Setiap perusahaan pasti ingin mempertahankan talent terbaiknya. Terkadang salah satu caranya adalah dengan melihat kapan mereka mulai mencari kesempatan lain yang lebih baik lalu mencari cara untuk meningkatkan loyalitas mereka.

manager-308474_640

(Sumber image: pixabaycom)

Meski tidak ada rumus pasti, setidaknya Anda perlu mengetahui tanda-tanda apa saja yang menunjukkan bahwa talent terbaik Anda mulai mencari kesempatan lain. Mindflash, salah satu training provider yang bermarkas di Palo Alto-USA, seperti dilansir di hrmorningcom, melakukan survey seputar tanda-tanda apa saja yang ditunjukkan talent terbaik yang harus diperhatikan perusahaan. Simak pemaparannya di bawah ini.

1. Kebiasaan kerja yang memburuk

Talent terbaik Anda biasanya konsisten dalam menunjukkan kualitas kerjanya. Sehingga akan mudah terlihat jika ia mulai tidak konsisten. Sesekali menurun, mungkin tidak masalah. Namun jika penurunan kualitas kerja mulai konsisten, maka Anda harus mulai memperhatikannya. Hal ini menunjukkan bahwa talent sudah mulai lelah dengan pekerjaan mereka dan sudah tidak engage dengan perusahaan.

Baca juga: Tips Bagaimana Mempertahankan Talent

2. Mulai mengenakan dasi

Jika biasanya pekerja Anda tidak mengenakan dasi dan tiba-tiba mengenakan dasi, bisa saja hal tersebut menunjukkan bahwa ia akan interview di perusahaan lain. Mungkin saja ia memang ingin mencoba hal baru, namun sepertinya kemungkinan tersebut terlalu kecil.

3. Waktu kerja berantakan

Datang terlambat, pulang lebih awal atau meminta cuti pada detik-detik terakhir, merupakan pertanda yang harus Anda khawatirkan. Apalagi jika ia adalah tipe pekerja yang biasanya selalu memberikan pemberitahuan dari jauh-jauh hari jika ingin cuti.

Baca juga: Attracting The Best Talent Antara Mitos dan Fakta

4. Menjauhkan diri sendiri

Pekerja yang menutupi panggilan pribadinya dan sering mencari tempat sepi ketika menerima telepon, dapat ditengarai menjadi salah satu pertanda. Mungkin memang ada urusan pribadi yang tidak ingin diketahui oleh orang lain. Namun, bisa juga mereka sedang menerima panggilan dari para headhunters.

5. Mulai mengkomplain pekerjaan

Ketika seorang pekerja mulai mengkomplain urusan pekerjaannya atau rekan kerjanya, terdapat dua alasan yang melatar belakanginya. Pertama, hal tersebut menunjukkan bahwa ia mulai tidak puas dengan pekerjaanya atau dengan perusahaan. Kedua, hal tersebut menunjukkan bahwa ia tidak puas dengan rekan kerjanya.

6. Adanya perubahan besar dalam hidup

Memiliki anak, kehilangan seseorang, pernikahan, ataupun sakit yang tiba-tiba dapat merubah kehidupan karir seseorang. Hal-hal ini dapat dijembatani dengan mengajak pekerja berbincang mengenai rencana karir ke depannya. Jika Anda tidak berhasil mengajak berbicara, maka hal tersebut pertanda bahwa Anda harus mencari orang baru.

7. Kurangnya interaksi dengan rekan kerja

Jika seorang pekerja mulai menjauh dari rekan kerjanya, hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa ia sudah memutuskan bahwa ia tidak membutuhkan hubungan kerja lagi dengan mereka. Artinya ia sudah memiliki kesempatan lain yang menurutnya lebih baik. Atau, jika talent yang biasanya aktif melemparkan ide-ide kreatif saat meeting dan sekarang bersifat pasif, maka ini saatnya bagi Anda untuk mendekatinya dan menanyakan apakah ada yang salah ataukah tidak. (*)

Tags: , , , , , , ,