7 Poin Penting dalam Kebijakan Teleworking

Dewasa ini semakin banyak perusahaan memberlakukan teleworking (bekerja di luar kantor). Teleworking selain dapat menurunkan biaya operasi kantor, ternyata juga dapat meningkatkan produktivitas karyawan karena lebih fleksibelnya jadwal kerja serta terbebasnya dari kemacetan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari diberlakukannya teleworking, perusahaan perlu membuat kebijakan yang akan dipatuhi karyawan. Hal ini bukan untuk mengurangi fleksibilitas, tetapi untuk memberikan pedoman dan batasan-batasan sehingga karyawan dapat bekerja maksimal.

Berikut adalah 7 poin yang harus dimasukkan ke dalam kebijakan teleworking menurut Business Insider.

1) Peraturan perusahaan tetap berlaku
Meskipun karyawan teleworking secara fisik tidak berada di kantor, mereka tetap harus mematuhi peraturan perusahaan.

2) Peralatan Kantor
Setiap perusahaan memiliki kebijakan berbeda menyangkut peralatan kantor. Jika Anda menyediakan peralatan kerja kepada karyawan, maka pastikan aturannya jelas mengenai bagaimana penggunaan peralatan kantor tersebut. Misalnya, apakah karyawan boleh memasang peranti lunak yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dalam laptopnya? Apakah peralatan kantor tersebut boleh digunakan oleh non-karyawan?

3) Asuransi
Anda mungkin perlu memastikan bahwa karyawan Anda yang bekerja di rumah memiliki asuransi rumah yang digunakan sebagai tempat kerja. Bila diperlukan biaya tambahan untuk hal ini, harus dijelaskan siapa yang membayar biaya tambahan tersebut. Menyangkut asuransi ini, banyak perusahaan kecil memilih tidak mengadakan rapat di rumah.

4) Workers’ Comp
Workers Comp adalah sejenis asuransi atau tunjangan kesehatan apabila karyawan mengalami kecelakaan pada saat melakukan pekerjaan. Perlu dipastikan bahwa asuransi atau tunjangan ini hanya dibayarkan apabila kecelakaan terjadi pada saat karyawan teleworking melakukan pekerjaan kantor.

5) Pengeluaran yang bisa direimburse
Memiliki karyawan teleworking akan mendatangkan pengeluaran-pengeluaran baru dalam reimbursement. Masukkan apa saja yang bisa diremburse dan apa saja yang tidak dalam kebijakan ini untuk mengurangi pertanyaan yang dapat timbul.

6) Keamanan Data
Di era digital, semua data perusahaan menjadi lebih rawan, terutama apabila data tersebut berada di luar jaringan sistem kantor yang aman. Buatlah aturan yang harus diikuti karyawan teleworking agar data bisnis yang sensitif tidak hilang atau bocor.

7) Terminasi
Bagian ini memuat alasan mengapa seorang pekerja teleworking dapat diberhentikan. Juga, apabila seorang pekerja berhenti dari perusahaan, perjelas langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum kepergiannya. Termasuk dalam hal ini misalnya pengembalian peralatan kantor dan pemindahan data.