10 Hari Saja, Garuda Sepakati PKB dengan Serikat Pekerja

PKB Garuda Indonesia 2014-2016

PKB Garuda Indonesia 2014-2016

ADA HAL MENARIK dari acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dengan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi), dan Serikat Pekerja Awak Kabin Garuda Indonesia (Sepakgi) periode 2014-2016, yang berlangsung di Ruang Auditorium, Gedung Garuda City Centre, Cengkareng, Jakarta, (2/9/14).

Sebelum acara pendatanganan dilaksanakan, sebagai laporan, Direktur SDM dan Umum PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Heriyanto Agung Putra menerangkan bahwa PKB ini memerlukan waktu yang relatif singkat. “Kurang lebih memakan 10 hari kerja, persisnya 5 hari kerja yakni pada waktu Bulan Ramadhan, dan diteruskan 5 hari kerja setelah Hari Lebaran kemarin, ini tentu perkembangan yang menggembirakan karena di PKB sebelumnya, proses negosiasinya memerlukan waktu 6 tahun,” kata Heriyanto yang disambut tepuk tangan hadirin.

Apa rahasianya hingga manajemen Garuda Indonesia bisa mewujudkan PKB dalam waktu yang singkat? “Kami membangun komunikasi yang baik antara manajemen dengan karyawan untuk saling menerima masukan dan kita bahas bersama-sama, di samping itu kami memiliki prinsip bahwa apa yang kami lakukan harus berdampak kepada sustainability perusahaan, serta berimbas tidak hanya sebagai pribadi individu tapi lebih luas kepada seluruh pihak di perusahaan. Untuk itu kami memberikan apresiasi kepada teman-teman Serikat Pekerja, APG dan Ikagi dan juga teman-teman tim perunding dari manajemen,” papar Heriyanto.

Heriyanto menambahkan bahwa di dalam PKB 2014-2016 ini tertuang beberapa poin penting terkait dengan hal-hal seperti jenjang karir, jalur profesional, job evaluation dan lain-lain, dan juga yang tidak kalah penting setelah dilakukan penandatanganan PKB ini akan terus dimonitoring pelaksanaannya agar lebih baik lagi dibanding dengan PKB sebelumnya.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Emirsyah Satar dalam sambutannya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah melaksanakan proses perumusan PKB dalam waktu singkat. Emir mengingatkan bahwa setelah pendatanganan semua pihak harus kembali bahu-membahu sebagai tim kerja. “Sejak kita canangkan transformasi pada 2006, tekad untuk membuat Garuda Indonesia sebagai perusahaan global, harus terus dikembangkan. Manajemen dan seluruh karyawan bertangungjawab bersama-sama mewujudkan misi perusahaan untuk menjadi salah satu pemain di industri penerbangan yang disegani di dunia. Saya percaya dengan kerja keras dan semangat ‘one team, one spirit, one goal’ serta nilai-nilai perusahaan Fly-Hi, saya yakin Garuda Indonesia bisa menjadi perusahaan kebanggaan Indonesia,” kata Emir.

Sementara itu Menakertrans Muhaimin Iskandar juga memberikan penghargaan atas proses penandatangan PKB Garuda Indonesia yang berlangsung dengan cepat dan lancar. “Insya Allah dengan niat yang baik disertai dengan kerja keras manajemen dan seluruh karyawan, Garuda Indonesia akan menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sedangkan dari pihak Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA) yang diwakili oleh Ketua Umum-nya, Ahmad Irfan pun membenarkan bahwa perundingan kali ini berjalan dengan sangat cepat. Irfan lantas memberikan gambaran bahwa di periode di sebelumnya, sebelum ketemu kata sepakat, telah dilaksanakan 48 kali pertemuan. “Dan satu kali perundingan itu berlangsung selama 5 hari. Jadi kita berunding sekitar 200 hari lebih, sekarang hanya 10 hari saja. Hal penting lainnya, di Garuda Indonesia itu ada 3 Serikat Pekerja dan ketiga-tiganya tidak pernah terjadi keributan. PKB itu sendiri ada 3 bagian, pertama PKB berupa peraturan untuk seluruh karyawan, kedua peraturan untuk penerbang, dan ketiga peraturan untuk awak kabin. Perundingan ini sangat lancar dan ini ke depan bisa menjadi semacam role model yang bisa ditiru oleh perusahaan lain yang memiliki Serikat Pekerja lebih dari satu,” jelasnya.

Dengan telah ditandangatanganinya PKB ini, Sekarga berharap bisnis perusahaan bisa lebh maju lagi, serta kesejahteraan karyawan juga akan meningkat. “Dengan semangat ‘one team, one spirit, one goal’ kami yakin Garuda Indonesia akan bisa terbang lebih tinggi lagi,” tambah Irfan. (*/@erkoes)