Berterima Kasihlah pada Karyawan dengan 4 Cara Berikut

Ketika Anda berada di posisi supervisor, sebuah ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada anak buah bisa sangat berpengaruh terhadap kinerja mereka.

Sebagian besar perusahaan berpikir bahwa untuk dapat meningkatkan produktivitas, mereka perlu mendayagunakan karyawan semaksimal mungkin. Padahal harusnya tidak demikian.

Pangkal masalah dari produktivitas adalah kebahagiaan karyawan. Oleh karena itu, tidak heran jika perusahaan yang terdaftar sebagai “100 Best Company to Work For” versi Majalah Fortune dapat menarik talent terbaik, mempunyai tingkat retensi karyawan yang bagus dan dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan. Hal tersebut karena mereka mengembangkan sebuah lingkungan kerja yang memang bersahabat dan menyenangkan.

Dilansir dari huffingtonpost.com, kebanyakan karyawan hanya antusias pada empat hingga enam bulan pertama bekerja. Setelah itu, minat bekerjanya menjadi turun karena kurangnya apresiasi yang diberikan oleh manajer mereka. Untuk selanjutnya, pekerjaan tersebut hanya sebatas “job” saja sebagai penyambung hidup, bukan sesuatu yang dikerjakan dari hati.

Baca juga: Infografik: 20 Ide Reward Karyawan Bukan Dengan Uang

Tunjukan Rasa Terima Kasih dengan Membuat Karyawan Melakukan lebih banyak lagi

Seorang pemipin harus memahami bahwa kesuksesan lazim datang bersama kegagalan dan kekhilafan. Oleh karena itu, ketika karyawan melakukan kesalahan, tunjukkan rasa terima kasih Anda dengan menghargai usahanya, mengajarinya untuk melakukan yang lebih baik dan benar. Bukan memarahi karena kesalahan yang telah dilakukannya.

Ketika karyawan melakukan kesalahan, hindari pertanyaan-pertanyaan yang bernada menyalahkan seperti, “Anda terlalu lamban,” “Anda terbalik mengerjakannya”. Daripada demikian, fokuslah pada penyelesaian masalah dengan pertanyaan seperti, “Coba ceritakan apa yang menghambatmu di sini”, “Anda merasa tertahan di mana”.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada karyawan sehingga dapat meningkatkan kinerja mereka:

1. Amati ketika karyawan melalukan hal yang benar. Ungkapkan apresiasi Anda terhadap hasil kerjanya tersebut. Memberikan apresiasi ketika karyawan melakukan kegiatan positif lebih efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan ketimbang terus-menerus menunjukkan kesalahan mereka.

2. Komunikasikan dengan jelas tentang tugas dan kewajiban dari karyawan sehingga mereka mengerti apa yang harus mereka lakukan. Bagaimanapun juga, akan sangat sulit ketika seseorang harus melakukan sesuatu yang tak mereka tahu.

3. Pastikan bahwa anak buah Anda memiliki sarana, waktu dan kemampuan yang cukup untuk mengerjakan tugas mereka. Saat karyawan tak memiliki sumber daya yang cukup untuk menyelesaikan tugas, mereka merasa kurang diapresiasi sehingga semangatnya juga berkurang.

4. Karyawan seharusnya tidak dikagetkan dengan review akhir tahun. Sepanjang tahun, berilah review, masukan atau evaluasi tentang kinerja mereka secara teratur sehingga peningkatan terus bisa dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun

Karyawan yang hasil kerjanya dihargai dapat berkontribusi lebih banyak terhadap pekerjaannya. Sebaliknya, kurangnya penghargaan terhadap karyawan kerap kali membuat mereka kurang berdedikasi. Penghargaan yang kita berikan tidak melulu harus berupa kenaikan gaji atau bonus, tetapi bisa dengan hal-hal kecil yang intangible seperti pujian atau ucapan terima kasih.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Berterima Kasih?

Tags: ,