Bernie Schiemer : Revolusi HR Dimulai Dari Rekrutmen

IMG_6951

Proses perekrutan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan praktisi HR untuk mendapatkan beberapa kandidat terbaik. Langkah awal mendapatkan talenta terbaik ini yang jelas akan menghabiskan biaya perusahaan, dan tenaga tim HR. Dengan maraknya social recruiting ada sebagian praktisi HR yang merasa diuntungkan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda ingin tetap mendapatkan calon yang diharapkan.

Menurut  Bernie Schiemer, CEO Hiring Boss kepada PortalHR, social recrutment sangat efektif untuk mendapatkan kandidat terbaik. “Absolutely yes, dengan social recruiting kita bisa menemukan kandidat sekaligus  attracting dengan mereka,” ujar Bernie yang menjadi pembicara pembuka pada seminar “HiringBoss : Bringing the HR Revolution to Indonesia” rabu lalu (13/3).

Selain itu menurut Bernie LinkedIn dan Twitter dapat membuat si kandidat terlibat langsung dengan calon perusahaan tempat mereka nantinya bekerja. “Di satu sisi, perekrut dapat menemukan calon terbaik, di sisi lain pelamar bisa menunjukkan kemampuannya langsung dari profile online mereka,” ujar Bernie.

Yang perlu ditekankan adalah perubahan mekanisme perekrutan ini harus dipersiapkan dengan matang oleh praktisi HR di Indonesia. “Menurut tren global dan regional, revolusi HR sedang memasuki Indonesia. Hal ini terbukti dari pertumbuhan yang stabil, kenaikan gaji yang signifikan, sehingga perusahaan mau tidak mau harus menemukan formula yang tepat untuk mencegah turn-over yang semakin tinggi,” lanjut Bernie.

Ia menambahkan situasi unik ini tidak pernah terjadi sebelumnya selama beberapa dekade terakhir. “Dimana kita merasakan bahwa kebutuhan hiring dan developing bahkan firing sama besarnya,” tandas Bernie. Meski perkembangan social recruiting semakin bisa beradaptasi dengan lingkungan HR, namun Bernie tidak menganjurkan kita untuk menggunakan social media untuk rekrutmen.

“Linkedin dan Twitter memang sangat hebat dalam berinteraksi pesan dan melibatkan kandidat. Namun di social media semua orang bisa bergabung, sedangkan proses rekrutmen membutuhkan sistem yang lebih empowering dan bisa memudahkan beban para praktisi HR,” tutur Bernie.

HR Profesional Harus Terbiasa dengan Social Media Skills

Tantangan praktisi HR di Indonesia juga menjadi perhatian khusus Malla Latif, CEO PortalHR yang juga menjadi pembicara pada seminar HiringBoss. Menurutnya hadirnya generasi X, Y, dan Z membawa perubahan di wajah bursa tenaga kerja Indonesia. “Three different generation tersebut nantinya akan menggantikan posisi penting di perusahaan. Permasalahannya siapkah kita membuat mereka betah dan berkembang,” ujar Malla.

Ia melanjutkan fenomena generation gap ini sudah mulai diadaptasi oleh beberapa perusahaan. “Untuk mengerti generasi y, beberapa perusahaan sudah membedakan training berdasarkan generasi,” terang Malla. Sebagai pemerhati social media, Malla menyampaikan bahwa perkembangan digital sudah tidak bisa dibendung. Statistik menunjukkan bahwa pengguna social media di Indonesia mendominasi peringkat teratas di dunia. “Sebanyak 55 juta pengguna internet di Indonesia, dan kurang lebih 269 juta yang membuka internet melalui mobile phone,” lanjut Malla.

Angka di atas pasti membuat beberapa perusahaan panik menjaga karyawannya dalam bersosial media. Namun menurut Malla, membatasi karyawan untuk bersocial media di kantor adalah hal sia-sia. “Penetrasi mobile yang sebesar ini, membuat kebijakan untuk melarang akses internet karyawan adalah tindakan sia-sia, karena karyawan bisa akses dari teleponnya,” tutur Malla.

Puluhan praktisi HR dari berbagai corporate yang ikut menyimak pembahasan tersebut juga merasakan dampak dari social media. Seperti salah satu HR Manajer dari oil company yang mengakui bahwa kebutuhan social recruiting menjadi semakin tinggi bagi mereka. Namun kebebasan akses internet sangat tidak lazim di perusahaan. Untuk kasus tersebut Malla menyarankan 2 saran, “tentukan dulu tujuannya social recruting untuk apa, dan yang kedua setting social media policy,” pungkas Malla. (*/@nurulmelisa)

 

Keterangan foto :

Foto 1 : Bernie Schiemer, CEO Hiring Boss

Foto 2 : Malla Latif (tengah) bersama Peserta HiringBoss Seminar

Tags: , , , ,