Bekerja Sambil Berdiri ala Virgin Media

Coba Anda hitung, berapa lama Anda menghabiskan waktu untuk duduk setiap harinya? Dua jam? Empat jam? Atau bahkan lebih dari enam jam? Terlalu banyak duduk dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Penyakit seperti obesitas, meningkatkan resiko terkena penyakit jantung, meningkatkan resiko terkena kanker dan tekanan darah tinggi.

Meskipun menyebabkan berbagai macam penyakit, namun tidak dapat dipungkiri bahwa banyak aktivitas yang Anda lakukan sambil duduk, terutama bekerja. Hal inilah yang kemudian mendasari penelitian yang dilakukan oleh University of Chester bekerja sama dengan Virgin Media. Sebanyak 24 karyawan Virgin Media sedang menjadi relawan penelitian tersebut.

Dalam penelitian ini para relawan diminta untuk bekerja dengan mempergunakan standing desk, dimana standing desk ini merupakan meja kerja yang tingginya bisa disesuaikan. Sehingga memungkinkan penggunanya untuk bekerja sambil duduk maupun berdiri. Para relawan ini diminta untuk setidaknya bekerja sambil berdiri setidaknya selama dua jam setiap harinya.

Baca juga: Terlalu Banyak Duduk Sebabkan Gangguan Otot

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh British Heart Foundation, gaya hidup yang membuat pekerja jarang bergerak dapat meningkatkan resiko terkena penyakit yang serius, seperti meningkatkan resiko diabetes tipe dua dan gangguan kardiovaskular. Padahal setiap orang setidaknya dapat membakar setidaknya 30.000 kalori per tahunnya. Dimana 30.000 kalori ini setara dengan tujuh pounds atau tiga kilogram batu lemak. Kalori tersebut terbakar hanya dengan berdiri selama dua sampai tiga jam setiap harinya pada saat bekerja.

Penelitian yang dipimpin oleh professor of applied exercise science John Buckley ini bertujuan untuk mengukur dampak dari berdiri selama dua sampai tiga jam tersebut terhadap kesehatan fisik, kesehatan psikologis dan produktivitas kerja.

Buckley menjelaskan bahwa berdiri selama setidaknya dua jam setiap harinya dapat meningkatkan kerja otot dan memberikan dampak yang signifikan pada kesehatan dan kesejahteraan. “Penelitian bersama Virgin Media ini akan membuat kami mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keuntungan dari bekerja sambil berdiri,” tambah Buckley.

Maurice Daw, selaku chief people officer dari Virgin Media, mengungkapkan bahwa mereka selalu mencari cara baru untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan para pekerjanya.  “Hasil dari penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya ternyata sangat luar biasa. Sehingga kami bekerja sama dengan University of Chester untuk mengetahui lebih dalam.”

“Ini merupakan program jangka panjang untuk meningkatan kesehatan dan kesejahteraan karyawan kami. Kami ingin melihat bagaimana dampak jangka panjangnya. Maka dari itu kami melakukannya sebagai studi ilmiah. Tidak hanya sekedar memberikan standing desk lalu melihat dampaknya,” tambah Daw.

Eksperimen ini akan dilakukan selama satu tahun, dimana satu grup pekerja mempergunakan standing desk yang bisa disesuaikan selama enam bulan dan satu grup berikutnya sebagai kelompok kontrol melakukan hal yang sama. Jika hasil akhirnya positif maka Virgin Media berencana untuk melakukan sistem rolling bagi setiap pekerjanya untuk menggunakan standing desk. “Kami tidak akan membuat hal tersebut menjadi kewajiban. Itu akan menjadi pilihan setiap pekerja,” tutup Daw.

Baca juga: Hindari Sakit Punggung dengan Postur Duduk yang Benar

Tags: , ,