Attract, Retain, & Deploy ala Pertamina

Melalui attract, retain, dan deploy Pertamina melakukan strategi pengembangan talent-nya. Attract dilakukan agar talent tertarik dengan posisi yang dibutuhkan, dengan cara menawarkan paket dan jenjang karier yang menarik. Retain, strategi agar karyawan dapat bertahan bekerja, terutama bagi gen Y dengan masa kerja 5-10 tahun, dan deploy strategi untuk ’memampukan’ karyawan dalam bekerja.

”Ada karyawan yang mampu membuat konsep, namun mengalami kesulitan saat harus bekerja, di situ deploy akan bekerja salah satunya melalui learning development, job rotation,” demikian disampaikan oleh Evita M Tagor, Direktur SDM PT Pertamina (Persero) dalam sesi Assessment Center & Talent Management, pada Konferensi Kongres Nasional III Assessment Center Indonesia 2013 yang diadakan di JW Marriott, Jakarta, kemarin (22/5).

Langkah ini sejalan dengan visi Pertamina menjadi world class energy dengan world class HR company dengan growth talent terutama untuk para leadernya.

Pertamina juga menyiapkan succession planning untuk menyiapkan pengganti dari critical position jika sewaktu-waktu orang yang menjabat posisi tersebut resign. Individu yang di-assess untuk succession planning akan diamati, jika membutuhkan perbaikan dalam kompetensi tertentu akan diikutkan Individual Development Program. Dengan adanya succession planning ini Evita menyatakan dari tiap critical position di Pertamina, sudah disiapkan beberapa pengganti dalam succession planning, tidak hanya satu orang saja.

“Pada level manajerial 30-40% kita sudah ada succession planningnya, walaupun  semakin tinggi levelnya semakin sulit bagi kita untuk menemukan pengganti,” tutur Evita.

Evita menambahkan bahwa dalam menyiapkan growth talent dukungan manajemen dan peran assessment center dalam menjalani hal tersebut merupakan hal penting.

“Karena assessment center dianggap sebagai lembaga independen dalam mengidentifikasi talent dan juga tolak ukur dari succession planning,” ungkapnya.  “Selain itu clear organization, change management, dan teknologi, juga merupakan faktor pendukung lainnya,” pungkas Evita. (*/@shinnyislamiyah @friesskk)

Tags: