4 Tips Mendidik Pekerja Gen Y

Generasi anak muda yang sudah memasuki dunia kerja, atau sering disebut sebagai Gen Y dikenal sebagai generasi yang sulit untuk dimengerti dan dipahami karena mereka tumbuh dan berkembang dengan kemajuan teknologi yang jauh lebih pesat dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk mendidik pekerja Gen Y di banyak perusahaan.

Kiat Jitu Merancang Just In Time Learning untuk Gen Y

Baca juga: Memahami Bahasa Komunikasi Gen Y

Seperti misalnya, memiliki hampir 100 orang lebih pekerja Gen Y membuat Marty Fukuda, selaku Chief of Operating Officer N2 Publishing harus memutar otak dalam mendidik mereka. Berdasarkan hasil putar otaknya Fukuda membagi pengalamannya dalam mendidik pekerja Gen Y.

Apa saja tipsnya? Simak pemaparannya berikut ini.

1. Fokus pada intangible assets.

Dengan adanya website pencari kerja, para pencari kerja dengan mudahnya mengetahui kompensasi apa yang akan ia dapatkan jika bekerja disuatu perusahaan. Departemen HR pun tahu betul dengan hal ini sehingga mereka menjadikan intangible benefits sebagai topik utama. Gaji dan tunjangan lainnya dianggap penting oleh Gen Y seperti layaknya orang tua dan kakek-nenek mereka. Namun tidak hanya sekedar gaji dan tunjangan lainnya, mereka juga membutuhkan kejelasan career direction yang dianggap sama pentingnya. Perkembangan karir dianggap penting oleh Gen Y yang bermobilitas tinggi.

2. Jadwal yang fleksibel.

Jadwal yang fleksibel dan dapat bekerja dari jarak jauh adalah hal-hal yang dipikirkan oleh para Gen Y. Perkenalan mereka dengan teknologi membuat mereka dapat mobilisasi dengan cepat. Sehingga para Gen Y berharap mereka tidak terikat dengan jam 9 to 5 setiap harinya. Hal ini tidak menjadikan mereka malas-malasan dalam bekerja. Justru mereka menginkan hal ini karena melihat generasi terdahulu yang mengorbankan terlalu banyak waktu untuk karir mereka. Gen Y tertarik pada kesempatan yang tidak mengungkung mereka di balik meja kerja. Sehingga memberikan Gen Y kebebasan sepertinya dapat menjadi tawaran yang menarik bagi mereka.

Baca juga: Rahasia Gen Y Mencapai Posisi Puncak

3. Mandiri.

Gen Y merupakan generasi yang cerdas, melek teknologi dan memiliki keinginan yang besar untuk membuat pencapaian yang tinggi. Mungkin diantara Anda banyak yang pernah mendengar anak muda yang berusia 20-an sudah mendirikan dan menjalankan perusahaannya sendiri. Kisah inilah yang kemudian membuat Gen Y percaya diri bahwa mereka juga bisa melakukan hal yang sama. Hal ini menjadikan Gen Y sebagai generasi yang mandiri dalam meraih apa yang mereka inginkan.

4. Transparansi.

Gen Y bukanlah generasi yang mengikuti arus dan mengiyakan setiap kesepakatan yang diajukan pemimpinnya. Mereka ingin mengetahui alasan dan logika dibalik suatu kesepakatan. Mereka ingin mengetahui ‘mengapa’ dari setiap hal. Maka dari itu mereka menginginkan kejelasan informasi. Memberikan alasan dan menginformasikan sejelas-jelasnya sepertinya adalah hal mutlak yang perlu Anda lakukan dalam menghadapi Gen Y. (*)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,