5 Pelajaran yang Bisa Diambil dari Si Malas

Setiap perusahaan pasti tidak akan merekrut pekeja yang dari penampilannya terlihat seperti orang malas. Orang yang malas biasanya dikenal sebagai orang yang memiliki motivasi rendah, tidak memiliki semangat, tidak memiliki ambisi bahkan tidak ingin berubah ke arah yang lebih baik. Malas bukan berarti seseorang tersebut tidak dapat mengerjakan apa-apa. Justru sebenarnya mereka yang malas sebenarnya tahu betul bagaimana menyelesaikan suatu tugas dengan cepat, efisien dan tepat waktu. Siapa sangka, ada pelajaran yang bisa Anda ambil dari si malas. Apa sajakah pelajaran tersebut? Inc memberikan pemaparannya untuk Anda.

1. Seseorang yang malas kerap kali terlihat menganggur. Hal ini bukan berarti mereka tidak mengerjakan apa-apa. Bisa saja sebenarnya mereka sudah menemukan cara bagaimana untuk menyelesaikan suatu pekerjaan namun menunda mengerjakannya atau mereka memang memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan orang lain. Belajarlah dari mereka dan mintalah mereka untuk mengajari orang lain.

2. Ketika si malas terlihat sedang bosan, bisa saja hal tersebut menandakan bahwa mereka sedang berpikir keras hingga akhirnya merasa bosan. Temukan cara bagaimana berbicara dengan mereka dan berilah mereka tugas yang lebih besar.

3. Ketika si malas terlihat mudah teralih fokusnya, bisa saja mereka sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan apa yang sedang mereka kerjakan. Berikanlah mereka pekerjaan yang sifatnya mutiltasking dan deadline yang singkat.

4. Ketika si malas terlihat tidak bersemangat, berikanlah mereka ruang untuk melakukan hal yang mereka inginkan. Buatlah tantangan, target dan tujuan yang dapat membuat mereka lebih bersemangat dan lebih berkembang.

5. Ketika si malas terlihat lamban dalam pergerakannya, biarkanlah mereka mempergunakan cara mereka sendiri untuk tetap produktif. Bantulah mereka dalam mengembangkan kemampuan mereka, sehingga mereka juga menyadari bahwa Anda ingin mereka sukses.

Perlu Anda ingat bahwa yang dibahas adalah pekerja yang mampu mencapai standar performa, bukan mereka yang tidak mampu memenuhi standar performa yang sudah ditentukan. Pekerja yang malas bukan berarti tidak mampu memenuhi standar yang ditentukan. Hanya saja mereka mungkin terlihat lebih ‘santai’ dibandingkan mereka yang highly motivated. Jika Anda menyia-nyiakan mereka, sama saja Anda menyia-nyiakan sumber daya manusia yang ada.

Jika ada pekerjaan yang cukup sulit, tugas yang harus diselesaikan ataupun pekerjaan lepas yang harus dikerjakan, berikan tugas tersebut pada mereka yang malas. Lihatlah bagaimana mereka menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan cara mereka. Jangan asingkan pekerja Anda yang malas, namun berikanlah mereka tantangan, fokuskan diri mereka dan berikan mereka pekerjaan. Biarkan mereka menunjukkan bagaimana produktivitas dan efektivitas versi mereka yang, mungkin, tidak Anda duga sebelumnya.

Baca juga: 6 Cara Melawan Malas

Tags: ,