Upah Dipotong apabila Karyawan Mangkir?

Salam,

Untuk karyawan yang mangkir, sanksi yang diberikan bukan pemotongan upah pokok tapi diberikan surat peringatan dan jumlah hari mangkir mengurangi jumlah hak cuti ybs. Jika mangkir 5 hari berturut-turut dan telah dipanggil 2 kali oleh perusahaan dan tidak dapat memberikan keterangan yang dapat diterima oleh perusahaan maka karyawan tersebut dapat di PHK.

Jika ingin memotong upah sebagai sanksi dari mangkir dapat dilakukan untuk komponen upah lainnya yang berupa tunjangan, bukan upah pokok, misalnya tunjangan makan, transpor, insentif, dll. Dalam UU no 13-2003 besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari jumlah upah pokok dan tunjangan.

Yang dapat dipotong upahnya adalah karyawan yang dibayar harian. Jika ybs. tidak masuk kerja maka ybs tidak mendapatkan upah.

Demikian disampaikan, semoga jelas.

Salam Hangat,