Tentang Komponen Upah dan Upah Lembur

Komponen upah disusun oleh masing-masing perusahaan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan perusahaan, undang-undang tidak mengatur hal ini. Yang diatur oleh undang-undang adalah, upah sebulan tidak boleh kurang dari UMP (Upah Minimum Propinsi). Sebagai informasi, UMP DKI 2008 Rp.972.500,- per bulan.

Mengenai komponen kelebihan jam Rp 12.500,- kurang jelas, apakah untuk membayar lembur atau bukan. Jika ini dimaksudkan untuk membayar lembur maka tidak termasuk komponen gaji. Di samping itu seharusnya lembur ada hitungannya tersendiri, tidak bisa flat Rp12.500,- tapi disesuaikan dengan jumlah jam lembur.

Untuk Pak Eko, menurut keputusan Menakertrans no. 102/MEN/VI/2004 mengenai waktu kerja lembur dan upah lembur, pasal 10 sbb:

1) Dalam hal upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka dasar perhitungan upah lembur adalah 100 % (seratus perseratus) dari upah.
(2) Dalam hal upah terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap, apabila upah pokok tambah tunjangan tetap lebih kecil dari 75% keseluruhan upah, maka dasar perhitungan upah lembur 75% dari keseluruhan upah.

Catatan:
Tunjangan tetap = tunjangan yang setiap bulan diberikan secara rutin dan tetap jumlahnya seperti : tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dll

Tunjangan tidak tetap = tunjangan yang jumlahnya tidak tetap, misal berdasarkan kehadiran, prestasi, seperti : tunjangan makan, tunjangan transpor, insentif, tunjangan operasional, dll