Tentang Absen “Berturut-turut” dalam UU No.13/2003

Pertanyaan :

Dalam Pasal 168 Undang-undang No.13 Tahun 2003 tertulis jikalau 5 hari berturut-turut tidak masuk dikategorikan mengundurkan diri. Maksud kata "berturut-turut" tersebut apa? Apakah berturut-turut itu artinya harinya harus berurutan? Kalau misalnya pekerja mengakali dengan satu hari masuk satu hari tak masuk, itu bagaimana?


Jawaban :

Yang dimaksud dengan "berturut-turut" adalah tanpa putus/jeda. Misalnya, seorang pekerja mangkir sejak tanggal 1 sampai dengan tanggal 5. Selama 5 hari tersebut pekerja tidak pernah sama sekali masuk kerja. Contoh, kalau ada pekerja 1 hari tidak masuk, kemudian 4 hari masuk, setelah itu 2 hari tidak masuk, setelah itu 5 hari masuk, dan kemudian 2 hari tidak masuk, meskipun total 5 hari tidak masuk kerja, namun ini tidak termasuk dalam kategori "berturut-turut".