Strategi Meyakinkan Kemampuan Sendiri

Pertanyaan :

Bagaimana cara meyakinkan diri bahwa kita mampu untuk melakukan tugas yang diberikan kepada kita?


Jawaban :

Salah satu trik awal adalah memasukkan mantra ke otak kita dengan mengatakan "Bisa!", tidak sekedar di dalam hati, melainkan lisan. Tujuannya agar lebih banyak indera/bagian tubuh yang bergerak mengkonfirmasi pesan itu. Sebab, di otak terdapat segala sirkuit untuk mengatur sikap, tindakan hingga mood/emosi.

Biasanya keraguan masih mengintip, terima itu namun tempatkan secara proporsional, perasaan itu hanya salah satu dari jenis perasaan lain: semangat, rasa ingin tahu. Manfaatkan energi untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi pendukung keyakinan awal tadi. Anda bisa bereksperimen ‘mengisolasi’ diri & pikiran. Dalam kasus ini adalah dengan memagari diri dari komentar, opini, bacaan, tontonan bahkan musik yang pesimis.

Anda berhak hanya berdiskusi, mengungkapkan perasaan dengan orang-orang yang Anda nilai bersedia berusaha memahami. Selektiflah, kendali di tangan Anda, buat sebagai project/misi rahasia. Mungkin akan ada tantangan psikologis yang datang dari teman dekat, dengan celetukan-celetukan bercanda namun bisa menciutkan hati. Anda pun berhak sementara ‘menghindari’ itu semua. Kumpulkan keberhasilan-keberhasilan kecil sehingga keyakinan itu semakin menguat.

Ada juga teknik ‘thought stopping’ yang bisa berguna di saat tertentu. Ketika pikiran negatif mulai merayap, hentikan itu segera. Tekniknya dengan mengucapkan kata sederhana secara lisan, mungkin sedikit keras. Ambil kembali kendali diri atas kebisingan di luar sana.

Last but not least, ikuti si Archimides yang berendam ketika kepala panas memikirkan jawaban tugas sang raja hingga berteriak "Eureka!". Otak kita tidak pernah tidur, jadi tidak perlu dipelototin terus-menerus, tinggalkan sejenak ketika merasa ‘mentok’. Lakukan hal lain, nikmati segala proses ini, solusi pun akan lahir ketika kita rileks. Selamat bereksplorasi!