Soal Hitungan Masa Kerja dan Pesangon: Kasus PHK Karyawan Restauran

1. Kita ambil saja status Anda sejak Januari 2008 s/d Desember 2008 di mana Anda dalam status kontrak (perjanjian kerja waktu tertentu = PKWT), dan setelah itu seharusnya hubungan kerja putus demi hukum. Namun, oleh perusahaan langsung terus dilanjutkan dengan status hubungan kerja waktu tidak tertentu (permanen), maka hubungan kerja harus dipandang sebagai dimulai sejak Januari 2008. Lihat KUH Perdata Pasal 1603.i.bis.

2. Anda berhak untuk menolak pesangon tersebut. Untuk itu sesuai dengan Undang-Undang, maka harus diadakan perundingan bipartit (dua pihak) antara Anda dan pengusaha. Bila perundingan tersebut gagal mencapai sepakat, kasusnya dilanjutkan ke Mediasi. Bila Mediasi juga gagal mencapai kesepakatan, salah satu pihak dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial.

3. Sesuai dengan prosedur dalam butir 2, PHK akan sah bila semua proses sudah dilaksanakan dan telah ada putusan pengadilan. Bila langkah-langkah tersebut tidak dilakukan, dan perusahaan memaksa melakukan PHK, maka PHK batal demi hukum.