Siapa yang Boleh Di-PHK Lewat SP3 dan Bagaimana Pesangonnya?

1. SP3 hanya bisa diberikan secara langsung kepada karyawan yang dianggap melakukan kesalahan berat. Di luar itu, perusahaan harus memberi surat peringatan terlebih dahulu sebelum melakukan PHK.

2. Seharusnya perusahaan membuat peraturan perusahaan ketika jumlah karyawan sudah lebih dari 10 orang. Dalam kasus ini, perusahaan terlambat membuat peraturan dan tidak ada larangan untuk membuat peraturan di tahun ke 6 karena perusahaan diwajibkan membuat peraturan perusahaan. Yang perlu dicermati adalah, peraturan perusahaan tersebut harus sesuai dengan UU dan ketentuan yang berlaku.

3. Menurut UU no 13 tahun 2003 pasal 162: Karyawan yang mengundurkan diri tidak mendapatkan uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja namun mendapat uang pisah yang besar dan pelaksanaannya diatur oleh perusahaan dalam peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama dan mendapatkan uang penggantian hak. Sepanjang peraturan mengenai pengunduran diri yang dicantumkan dalam peraturan peusahaan sejalan dengan UU dan ketentuan yang berlaku, maka hal ini sah secara hukum.

4. Menurut UU no 13 tahun 2003 pasal 161: karyawan yang di PHK karena melakukan kesalahan dan telah mendapat SP3 ber hak memperoleh uang pesangon sebesar 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang penghargaan masa kerja sebesar 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (3) dan uang penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4).

Undang-undang ketenagakerjaan selengkapnya silakan lihat di link ini