Perusahaan Dijual, Bagaimana ‘Status’ Karyawan yang Menolak Pindah?

Pertanyaan :

Perusahaan saya melakukan "partial sell off" terhadap salah satu departemen. Menjelang transaction date, kami ditawari goodwill yang besarnya jauh dari harapan kami, dengan demikian kami akan ditransfer ke perusahaan baru dengan membawa semua allowance, seniority, dan jabatan. Jika kami menolak offering tersebut, apakah kami dapat dianggap mundur dari perusahaan? Atau, kami berhak menolak untuk join?


Jawaban :

Hubungan kerja dimulai dengan adanya kesepakatan para pihak (pengusaha dan pekerja). Pengakhiran hubungan kerja, bila pekerja tidak melakukan kesalahan, hanya dapat dilakukan karena:
1. Situasi tertentu yang menyebabkan perusahaan terpaksa harus/memutuskan untuk melakukan hubungan kerja (alasan antara lain: efisiensi, tutup, mengalami kerugian 2 tahun berturut-turut, merger, akuisisi, pailit, force majeur).
2. Alamiah (mencapai usia pensiun, meninggal dunia, sakit berkepanjangan untuk waktu 12 bulan berturut-turut atau lebih).
3. Hubungan kerja berakhir demi hukum
4. Gagal dalam masa percobaan
5. Pekerja mengundurkan diri.

Nampaknya, kasus Anda termasuk dalam kelompok butir 1 dalam kategori yang disebutkan di atas. Bila asumsi saya benar, maka perusahaan dapat melakukan PHK terhadap Anda (dapat harus memerlukan putusan Pengadilan Hubungan Industrial). Karena Anda menolak dipindahkan, maka Pengadilan HI dapat memutuskan agar Anda diberikan Pesangon 1 X perhitungan Pasal 156 ayat (2), Uang Penghargaan Masa Kerja, dan Uang Penggantian Hak.