Minder Memimpin LSM, Bagaimana Solusinya?

Pertanyaan :

Saya seorang pimpinan suatu LSM. Kadang ketika memimpin bingung apa yang harus saya lakukan dan apa saja kerjaannya, sampai-sampai saya kadang tidak percaya diri kalau berkumpul dengan para pimpinan LSM lain. Apa solusinya dan langkah yang harus saya lakukan, bagaimana cara memimpin organisasi nirlaba (LSM saya membantu orang-orang miskin) sehingga menghasilkan penghimpunan dana yang produktif dan program yang inovatif?


Jawaban :

Memimpin atau bekerja di LSM memiliki tanggung jawab "plus" dibanding lembaga komersial umumnya, yaitu tanggung jawab moral dan sosial terhadap tenaga dan dana untuk masyarakat yang ia kelola. Saat Anda memutuskan atau menerima keputusan untuk diangkat sebagai pemimpin LSM maka seharusnya Anda sudah memahami lebih dahulu apa motif/niat, tugas dan tanggung jawab Anda. Bila Anda menerima tanggung jawab sebagai pemimpin LSM dikarenakan keterpaksaan yang didasari rasa kepercayaan atasan Anda maka biasanya pemimpinnya menghadapi situasi seperti yang Anda hadapi saat ini.

Dalam situasi demikian maka ada 3 hal yang dapat Anda lakukan:

1. Coba renungkan dan mempertimbangkan kembali penempatan diri Anda karena bidang LSM hanya diperuntukkan bagi orang memiliki motif sosial yang tinggi dan memahami cara-cara untuk membantu masyarakat (tidak cukup sekedar niat/motif yang baik). Anda perlu konsultasikan masalah ini dengan kelompok yang telah memilih Anda

2. Bila pengangkatan Anda didasari keterpaksaan karena kepercayaan yang diberikan atasan Anda maka ada baiknya Anda meminta atasan Anda untuk mengubah kedudukan Anda sebagai penasihat atau pengawas keuangan. Sedangkan tugas Anda adalah bekerjasama dengan Pemimpin baru yang dipilih karena keprofesionalannya

3. Kalaupun Anda memutuskan untuk tetap bekerja sebagai pemimpin, maka Anda perlu meluangkan waktu ekstra keras untuk memahami tujuan dan tanggung jawab LSM Anda, melepaskan diri dari niat-niat komersial dan hanya mengkhususkan niat untuk membantu masyarakat, menyiapkan mental untuk hidup "pas-pasan", dan mulai bekerja keras dengan melepaskan diri dari ketergantungan diri terhadap LSM-LSM lain atau ketergantungan dari dana.

Mengenai sikap minder dan tidak percaya diri yang Anda miliki selama memimpin LSM, itu bisa jadi karena Anda belum mampu membentuk motif kerja yang baik dan iklas atau belum memahami permasalahan kompleks yang mendalam yang dihadapi kaum miskin yang menjadi target Anda. Di samping, Anda juga belum memiliki pengalaman yang cukup untuk mengimbangi semangat Anda.

Karena itu apa yang bisa Anda lakukan saat ini adalah bekerja keras membantu orang miskin sewajarnya sesuai dengan pengalaman dan kemampuan Anda, tidak cukup hanya bermodal semangat saja. Banyak sekali di dunia ini orang yang bersemangat menolong orang-orang miskin namun tidak tahu caranya dan tidak memiliki dana. Pelan-pelan dengan pengalaman dan penguasaan lapangan, Anda akan menemukan cara yang teruji dan cocok untuk diri Anda sendiri. Semoga Sukses.