Menggabungkan HRD dengan GA yang Berada di Bawah Finance

Pertanyaan :

Apakah HRD dapat digabungkan dengan GA (menjadi HRD&GA Departemen)? Karena, saya melihat di tempat saya bekerja HRD & GA Departemen lebih banyak mengurus Barang bukan Human Resource-nya, dan saat ini ada masukan bahwa GA akan dipindahkan menjadi di bawah Dept. Finance. Apakah mungkin hal ini terjadi? Saya melihat GA & Finance merupakan 2 departemen yang bertolak belakang, dalam arti GA tugasnya mengeluarkan budget sementara finance menjaga pengeluaran budget serta memperbesar profit. Mohon saran & Masukannya.


Jawaban :

1. Istilah yang benar adalah HR (Human Resources) yang mencakup HRD (Human Resources Development = pengembangan SDM), Compensation & Benefit (Penggajian dan kesejahteraan), dan Industrial Relations (Hubungan Industrial).

2. Apakah HR digabung dengan GA, dapat saja. Namun dapat dan tidaknya akan tergantung sebesar besar fungsi HR yang diharapkan. Sebagai contoh/kira-kira, suatu perusahaan yang mempunyai pekerja di bawah 50 orang, untuk mempunyai fungsi HR dan GA secara terpisah, dirasa terlalu "mewah".

3. Bila digabung antara HR dan GA, ada beberapa alternatif, apakah keduanya dibawahi oleh seorang Direktur, Manager, atau Supervisor. Misal: Manager Human Resources & GA membawahi fungsi HRD, C&B, IR, dan GA. Namun, memang urusan HR dapat menjadi kurang fokus.

4. GA di bawah Accounting? Jarang terjadi, karena sangat berjauhan satu sama lain.

5. Bicara tentang penggabungan fungsi-fungsi, lazim terjadi misalnya Direktur Umum & HR membawahi: IT, Security, Medical, Human Resurces.

6. Dalam organisasi tertentu, dapat juga dibentuk General Services Department, dibawahi Manager, yang mengurus tentang GA, mencakup:  Security, Transport, Housing, Formalities (urusan ijin kerja bila banyak pekerja expatriates di perusahaan), ticketing (bila traveling cukup tinggi frekuensinya).

7. Kesimpulan/ saran: dalam perusahaan yang tidak terlalu besar, GA lebih "compatible" digabung dengan HR.