Membuat Target untuk Pekerjaan yang Rutin

Pertanyaan :

Bagaimana membuat performance target untuk karyawan Security yang tugasnya rutin operasional (mengawasi, mengecek, memeriksa, patroli)? Apakah bisa diberikan contoh yang konkrit? Terimakasih


Jawaban :

Cara praktis untuk menentukan KPI (Key Performance Indicator) dari suatu jabatan adalah dengan memposisikan jabatan tersebut sebagai “penyedia jasa”. Apa yang menjadi tujuan atau hasil paling penting yang ingin di”sediakan” atau “diberikan” oleh penyedia jasa kepada pelanggan? Setelah tujuan jelas, baru dibangun indikator untuk mengukur seberapa jauh “penyedia jasa” ini berhasil memberikan jasanya dengan baik. Sebagai contoh, untuk “penyedia jasa” security, apakah yang paling penting yang ingin diberikan atau dihasilkan? Apa tujuan utamanya?





Menjawab secara spesifik pertanyaan yang diberikan, “Menjaga keamanan” adalah jasa atau tujuan umum yang ingin dicapai oleh karyawan security. Indikator performance-nya, misalnya, adalah: “Jumlah pencurian/pelanggaran keamanan serius (dalam setahun)” (dengan performance target sekecil mungkin tentunya). Performance indicator bisa merujuk pada input, output, atau proses kerjanya itu sendiri. Sebagai contoh di atas, “Jumlah pencurian” adalah indikator yang fokus pada output pekerjaan, sementara “Jumlah patroli yang tidak dilakukan sesuai jadwal” adalah indikator yang fokus pada proses kerjanya. Indikator-indikator manakah yang digunakan sebaiknya mengacu pada tujuan akhir yang ingin dicapai, dan bukan karena kemudahan mengukurnya.





Semoga membantu.