Mediasi Tak Capai Kesepakatan, Apa yang Harus Dilakukan?

Pertanyaan :

Saya bekerja di perusahaan pertambangan, dan baru beberapa bulan sudah di-PHK. Saya lapor depnaker kemudian terjadilah mediasi sampai 3 kali dengan pihak perusahaan. Karena tidak ada kesepakatan, depnaker membuat surat keputusan anjuran yang ditujukan ke saya dan pihak perusahaan yang isinya perusahaan harus membayar sisa kontrak saya. Dalam surat keputusan itu depnaker memberi jangka 10 hari untuk perusahaan agar membayar uang pesangon saya. Tapi, setelah lewat 10 hari ternyata pihak perusahaan tetap tidak mau membayarnya. Apa yang harus saya lakukan? Apakah bisa surat keputusan dari depnaker itu saya bawa ke kantor polisi dengan alasan saya telah ditipu oleh perusahaan? Adakah cara efektif supaya uang pesangon saya bisa cepat keluar?


Jawaban :

1. Ketika dalam mediasi ternyata para pihak tidak mencapai kesepakatan, Mediator wajib memberikan anjuran tertulis kepada para pihak. Tapi, namanya juga "anjuran", jadi salah satu atau para pihak bisa tidak menyetujuinya. Jadi, dokumen yang dikeluarkan bukan "putusan". Mediator tidak berwenang memutus perkara.

2. Dalam waktu 10 hari kerja setelah para pihak menerima anjuran tertulis, dan salah satu pihak/para pihak tidak memberikan pendapatnya, pihak tersebut dianggap menolak anjuran tertulis.

3. Dengan sikap perusahaan yang demikian, kini "bola" ada pada Anda (pekerja). Untuk menuntaskan penyelesaian sengketa dengan perusahaan, Anda bisa mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial. Untuk beracara/mengajukan gugatan tersebut, Anda perlu bantuan seseorang yang tahu cara beracara. Anda dapat minta bantuan serikat pekerja atau pengacara.