Masa Kerja untuk Perhitungan Pesangon

Pertanyaan :

Perusahaan tempat saya bekerja sedang melakukan efisiensi, dan saya terkena dampaknya. Saya harus menandatangi perhitungan pesangon. Delapan bulan pertama, saya adalah karyawan kontrak. Di manakah peraturan tertulis bahwa masa kerja untuk perhitungan pesangon dihitung dari tanggal kontrak pertama kali, dan bukan dari tanggal pengangkatan jadi karyawan tetap?


Jawaban :

Ketentuan tertulis tentang hal itu tidak ada. Namun, fakta hukum menunjukkan bahwa hubungan kerja dimulai dari sejak kontrak pertama kali, dan ternyata hubungan terus bersambung dengan penetapan menjadi pekerja waktu tidak tertentu. Bila perusahaan tidak mau "date of hire" (tanggal dimulai bekerja) sejak tanggal kontrak yang pertama, setelah berakhirnya kontrak pertama, lakukan jeda (pekerja berhenti, tidak bekerja sama sekali) untuk waktu lebih dari 30 hari. Setelah itu, silakan mulai dengan tanggal yang baru, dengan status hubungan kerja waktu tidak tertentu (permanen).

Analogi tentang pola itu diatur dalam UU No. 13 tahun 2003 pasal 59 ayat (6), dan pasal 1603.i bis KUH Perdata.