Kompetensi Kerja dan Gaya Kepemimpinan

Pertanyaan :

Minta masukannya saja....

1. Menurut Anda ... dalam kompetensi kerja, apakah selalu mengandung kepemimpinan? Kepemimpinan seperti apa yang dimaksud?

2. Bila ada, apakah sama gaya kepemimpinan dengan kepemimpinan dalam kompetensi kerja? Apakah dua hal itu sangat berbeda?

Terima kasih ya... atas jawabannya


Jawaban :

Halo Pak Ruswandi,


Semoga dalam keadaan baik.


Mohon maaf sebelumnya bahwa karena kesibukan ekstra bulan ini, jawaban agak lambat kami berikan.


Berikut ini adalah pandangan saya.





1. Kompetensi umumnya dikelompokkan menjadi dua, yaitu kompetensi yang sifatnya behavioral (soft) seperti Kemampuan Komunikasi, Pemecahan Masalah, dan kompetensi yang sifatnya teknis, seperti Manajemen Resiko, Kemampuan Menganalisa Laporan Keuangan, Microsoft Office, Visual Basic 6.0, dll.





Untuk kompetensi yang sifatnya behavioral (soft), sepanjang pengetahuan dan pengalaman saya, kompetensi Kepemimpinan selalu ada, walau mungkin dengan label yang bervariasi, seperti “Visionary Leadership”, “Strategic Leadership”, atau “Leadership” saja. Ini wajar terjadi karena setiap organisasi memiliki tujuan yang perlu dicapai, sehingga Kepemimpinan menjadi bagian yang selalu diperlukan di dalam organisasi.





Karena model Kepemimpinan cukup banyak jenisnya dan setiap organisasi memiliki kebutuhan gaya kepemimpinan yang unik, pengertian yang mendalam dari “Kepemimpinan” tidak selalu sama persis antar organisasi yang satu dengan yang lainnya, dan hal inilah yang umumnya diperjelas artinya ketika suatu organisasi membangun suatu model kompetensi. Kepemimpinan seperti apakah yang diperlukan di Arus Inc. misalnya? Direktif, kolaboratif, membumi dan lain sebagainya. Gaya kepemimpinan yang diterapkan di suatu organisasi, misalnya organisasi militer, mungkin tidak bisa efektif dijalankan di dalam organisasi yang terbiasa dengan gaya kolaboratif, demikian juga sebaliknya.





2. Definisi kompetensi umumnya berhubungan dengan kemampuan/ketrampilan, pengetahuan, sikap dan motif, sehingga “gaya” — yang berhubungan dengan sikap –, saya lihat hanya menjadi salah-satu bagian saja dari kompetensi, namun tidak sangat berbeda seperti yang Pak Ruswandi tanyakan. Berbagai kompetensi Kepemimpinan yang saya amati pun umumnya tidak hanya menyangkut gaya, namun juga kemampuan dan pengetahuan si pemimpin.





Sekian dulu dari saya dan semoga membantu.