Penentuan Grading Karyawan

Pertanyaan :

Selamat sore Bapak Ibu Sekalian, mohon sekiranya berkenan berbagi sedikit informasi, apakah dalam penentuan grading untuk Karyawan diatur dalam UU atau PP atau ketentuan lainnya, karena saya lihat secara sepintas di PP 13 tidak ada yang mengatur mengenai hal tersebut. Dan apabila tidak diatur oleh UU dan lain-lain, berarti sepenuhnya kebijakan perusahaan dalam menetapkan grading karyawan, hal-hal apa saja yang dapat dijadikan acuan penetapan grading, selain masa kerja, pendidikan, kompetensi, beban jabatan. Mungkin ada ilmu lain yang belum saya pahami. Terima kasih.


Jawaban :

Sejauh pemahaman saya terhadap undang-undang adalah, bahwa undang-undang tidak mengatur secara spesifik terhadap kebijakan spesifik internal perusahaan; seperti besaran gaji, tunjangan, fasilitas, kepangkatan, dan lain-lain yang spesifik tergantung kondisi di masing-masing industri dan perusahaan. Namun undang-undang hanya memaparkan filosofi hubungan antara pekerja dan pemberi pekerjaan, seperti jenis hubungan kerja, waktu kerja, perhitungan dasar upah, dan lain-lain.

Mengenai grading system, merupakan sebagian kecil yang dihasil dari proses job analysis & evaluations. Dimana dalam proses tersebut, dilakukan analisa terhadap lingkup/cakupan tanggungjawab dari suatu posisi, kriteria (kompetensi teknis dan non-teknis, masa kerja, latar belakang pendidikan dan pelatihan), dan dimensi-dimensi yang terkait atas suatu posisi atau jabatan. Hasil analisa tersebut kemudian diberikan bobot nilai (score) yang kemudian dibandingkan dengan seluruh posisi dalam organisasi, dari proses perbandingan ini kemudian didapatkan peta posisi/jabatan seluruh organisasi; posisi atas, tengah, dan rendah. Hal inilah yang disebut dengan grading system, dan grade ini menjadi dasar dalam evaluasi atau pembangunan struktur gaji (salary structure) walaupun data grade tersebut masih perlu diolah dengan data-data lain seperti data dari salary survey/benchmark, inflasi, dan lain-lain.

 

*Penulis adalah Associate Partner, Human Capital Development, pada People Consulting. Ikuti Twitter-nya di @rizki_nugroho

Tags: , ,