Menaikkan Gaji Karyawan Kontrak

Pertanyaan :

Mohon Bantuannya: Pada dasarnya gaji karyawan Kontrak adalah tetap sampai perjanjian kontrak berakhir, adapun kenaikan gaji bagi karyawan kontrak adalah kebijakan dari perusahaan pemberi kerja ... Di saat perusahaan memberikan kebijakan untuk memberikan upah lebih tinggi dari perjanjian kontrak, terdapat beberapa kesalahan dan menyadari kesalahan tersebut beberapa bulan kemudian, dengan berat hati perusahaan harus menyesuaikan dengan Rumus peningkatan gaji yang benar, namun terjadi kontra sikap dari beberapa karyawan ... Pertanyaannya: sikap apa yang harus diambil perusahaan a. Kembali Pada Gaji Sebelumnya yang lebih tinggi dari nilai yang seharusnya b. Kembali pada angka yang sesuai pada perjanjian kontrak c. Memutuskan hubungan kerja tersebut karena telah melanggar perjanjian kerja hal pelanggaran berat


Jawaban :

Dear Putra Dewa,

Sebagaimana pernyataan yang Anda sampaikan di atas, bahwa “gaji karyawan kontrak adalah tetap sampai perjanjian kontrak berakhir” dan“kenaikan gaji bagi karyawan kontrak adalah kebijakan dari perusahaan pemberi kerja”, maka penyesuain gaji dapat dilakukan pada saat masa kontrak berakhir dan sebelum masa kontrak berakhir perusahaan pemberi kerja perlu mempersiapkan

1. Peraturan skala gaji bagi karyawan termasuk karyawan kontrak,

2. Peraturan tersebut harus juga mencakup formula gaji, tunjangan serta variable gaji/pendapatan lainnya disamping aturan dan formula tentang kenaikan gaji dan mekanisme kenaikannya (ketentuan atau persyaratan untuk kenaikan gaji),

Kedua hal di atas sangat penting untuk dipersiapkan dan diatur dalam perusahaan sebagai acuan baku atas pelaksanaan/penerapan gaji bagi karyawan dalam perusahaan apapun statusnya. Selain hal diatas, perusahaan juga perlu membuat Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama yang mengacu kepada Undang-undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003. Karena dengan adanya hal ini, semua jenis pelanggaran kebijakan perusahaan, kontrak kerja dapat dinyatakan batal demi hukum jika tidak sesuai dengan Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003.

Demikian kiranya perusahaan dan pemerintah menetapkan acuan dan aturan main untuk memagari dan menghindari kesalahan atas penerapannya. Semoga jawaban saya dapat dipahami dan bermanfaat bagi Anda dan perusahaan. Terima kasih

 

Tags: ,