HRD Sebaiknya Memihak Karyawan atau Manajemen?

Pertanyaan :

Bagaimana seorang HRD menyikapi berbagai keluhan dan tempat menampung aspirasi rekan kerja? Apakah kita seharusnya menjadi penengah dalam arti pihak yang netral dan tetap bisa menjaga nama baik perusahaan. Apakah kita harus lebih memihak karyawan atau manajemen? Kadangkala orang HRD jadi bingung di satu sisi harus membantu dalam mengadakan perubahan yang lebih baik, tapi di sisi lain tidak bisa berbuat banyak karena keputusan ada di top management. Mohon sharingnya ya...


Jawaban :

Yth. Ny. Ira di Bekasi,

Aspirasi dan keluhan karyawan memang harus ditindaklanjuti oleh bagian HR; jika ada unit khusus di HR maka ditangani hal ini menjadi KPI HR Industrial Relations/Employee Relations, HR Business Partners atau HR Operations – Employee Care Center. Ingat bahwa aspirasi dan keluhan karyawan merupakan indikasi yang baik dan sehat dalam perusahaan, dimana karyawan menyampaikan keluhan dan aspirasi kepada bagian HR bukan kepada bagian lain atau bahkan menyampaikan kepada pihak-pihak lain diluar perusahaan. Artinya, karyawan mempunyai tingkat kepercayaan yang cukup kepada bagian HR dan karyawan perduli dengan apa yang terjadi dalam perusahaan dan ingin memberikan masukan untuk perbaikan demi kemaslahatan bersama.

Namun bagian HR juga perlu melakukan analisa dan penyaringan, aspirasi dan keluhan tersebut merupakan wewenang dan tanggungjawab siapa atau unit mana? jika yang disampaikan seputar kebijakan/aturan dan manajemen SDM maka hal ini dapat segera ditindaklanjuti, walaupun harus meminta saran timbang dari pejabat HR ataupun manajemen puncak jika hal tersebut mempunyai bobot permasalahan yang perlu diputuskan hingga tingkat tertinggi namun jika dapat diselesaikan langsung dengan mengacu kepada undang-undang dan aturan yang ada maka dapat segera diputuskan dan jangan lupa untuk melibatkan atasan/manajer di masing-masing lini dimana si pemberi keluhan berada. Atasan langsung sangat penting untuk dilibatkan agar juga mempunyai peranan supervisi, menjaga tingkat kepercayaan serta meningkatkan kemampuan penanganan hal-hal serupa dimasa yang akan datang.

Dalam penanganan keluhan karyawan, bagian HR harus memposisikan diri sebagai perwakilan manajemen perusahaan khususnya dalam bidang manajemen SDM perusahaan, artinya bagian HR tidak berkompeten untuk memberikan keputusan diluar bidang SDM dan harus berkoordinasi dengan unit terkait. Namun bagian HR juga selaku karyawan perusahaan, untuk itu dalam memberikan tanggapan atas keluhan karyawan bagian HR menjadi “konselor” yang membantu karyawan dalam memahami permasalahan dan mencari solusinya, dan pada saat yang sama bagian HR juga sekaligus menjadi “fasilitator” atau “mediator” penyelesaian permasalahan karyawan dengan unit-unit atau pihak-pihak terkait.

Sekali lagi saya ingatkan bahwa, jalur komunikasi dan tingkat kepercayaan karyawan perlu dijaga dan dibina sebaik-baiknya, karena semua masalah dalam perusahaan dapat diselesaikan dengan komunikasi dan hubungan yang baik antara manajemen dan karyawannya.

Mudah-mudahan dapat membantu menjawab pertanyaan Saudara, jika ada pertanyaan lain dapat disampaikan twitter saya @Rizki_Nugroho atau @Peopleconsul_id. Terima kasih

 

Tags: , , ,