Karyawan dengan Status “Mitra Bisnis”, Bagaimana Hukumnya?

Pertanyaan :

Bagaimana pandangan hukum yang berlaku terhadap pegawai dengan status mitra bisnis? Apakah diatur dalam undang-undang tenaga kerja?


Jawaban :

1. Pola mitra bisnis tidak dikenal dalam ranah hukum ketenagakerjaan.
2. Kini marak modus "penyelundupan" hukum dalam bidang hubungan kerja dengan menggunakan pola mitra bisnis.
3. Pola Mitra Bisnis produknya adalah profit sharing, bukan upah. Sedangkan pada pola hubungan kerja, para pihak adalah pengusaha dan pekerja. Dalam hubungan kerja (sesuai dengan UU 13/2003) terdapat 3 unsur yaitu pekerjaan, perintah, dan upah.
4. Dalam mitra bisnis, para pihak sama-sama melakukan "prestasi" sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian bisnis. Secara prinsip, hal ini juga berlaku pada hubungan kerja.
5. Bila yang dimaksud dengan "mengadakan hubungan mitra bisnis" adalah untuk menghindari keribetan dalam melakukan PHK, bila timbul sengketa penyelesaiannya akan dilakukan melalui Pengadilan Negeri (perdata) dan berlanjut ke upaya hukum di atasnya.
6. Dengan demikian, menjadi tidak jelas apa dasar pertimbangannya mengapa membuat pola hubungan kerja dengan "mitra bisnis".