Karyawan Absen Karena Kecelakaan, Bagaimana Gajinya?

Pertanyaan :

Seorang karyawan kami mengalami kecelakaan (kakinya patah), tapi selama 2 bulan tidak masuk gaji tetap jalan. Jadi, yang saya ingin tanyakan kelanjutannya harus bagaimana?


Jawaban :

Informasi yang Anda berikan kurang lengkap. Kecelakaan tersebut karena urusan pribadi (tidak ada hubungannya dengan kerja =A) atau, kecelakaan kerja (terkait dengan kegiatan perusahaan =B).

Apabila A, pekerja tersebut termasuk dalam katagori sakit, dan selama dia tidak dapat bekerja perusahaan wajib membayar upah dan hak-hak lainnya seperti biasa dan secara penuh selama 4 bulan pertama. Untuk 4 bulan kedua, dibayar 75% dari upah. Untuk 4 bulan ketiga, dibayar 50% dari upah. Untuk bulan-bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah, sebelum diputuskan hubungan kerja.

Apabila B, dibayar 100% untuk 4 bulan pertama. Untuk 4 bulan kedua 75% upah. Untuk bulan-bulan seterusnya 50% upah. Pembayaran tersebut disebut "santunan" dan diberikan oleh Jamsostek. Dengan dibayarnya santunan, perusahaan tidak wajib membayar upahnya karena pekerja tidak berhak atas pembayaran ganda (asas subrogasi).