Cara Efektif Rekrut Sales

Pertanyaan :

Selamat siang ibu konsultan Saya seorang supervisor di salah satu main dealer motor di Lampung. Perusahaan kami bergerak di bidang penjualan, pemeliharaan, dan sparepart motor. Kebetulan saya menjabat sebagai seorang supervisor sales academy, dimana pekerjaan saya adalah merekrut, mengembangkan dan mengawasi Sales yang direkrut melalui jalur yaitu Sales Academy. Sales Academy sendiri adalah program pendidikan menjadi Sales, yang berdurasi selama 1 bulan. Dalam masa kerja saya selama 2 bulan ini, saya menemukan bahwa, adalah tidak mudah untuk menjaring kandidat yang benar-benar berminat untuk menjadi sales motor. mindset dan paradigma yang terbangun akan posisi sales sangat mempersulit dalam proses rekrutmen. Target rekrutmen kami yang sudah diperluas dengan kualifikasi SMA/D1/D3/S1 fresh graduate maupun berpengalaman tidak benar-benar efektif untuk menjaring. Padahal, target pemenuhan jumlah tenaga sales setiap tahun bertambah, jaringan tidak hanya berada di daerah perkotaan juga berada di kabupaten-kabupaten yang ada di Lampung. Menurut ibu sistem rekrutmen seperti apa yang efektif untuk merekrut sales? mohon bantuannya.


Jawaban :

Dear Sdr. Galuh,

Memang mind-set memainkan peran penting, dan tidak dapat dipungkiri, apa yang Anda kemukakan merupakan kenyataan di lapangan saat ini.
Untuk itu perusahaan perlu mengembangkan strategi sedikit berbeda dalam merekrut tenaga penjualan yang memiliki semangat, komitmen disertai pikiran positif tentang profesinya. Berikut, kami coba sajikan tips untuk Anda:

– Menampilkan salesman yang berhasil dan memiliki passion di dunia ini. Mengapa passion? Mereka yang mencintai dunia ini akan tampil berbeda dan memukau. Anda dapat merasakan kebanggaan dan ‘rasa sayang’ atas produk yang akan dipresentasikan/dijual. Berbeda dengan salesman yang sekedar menjual, ia akan mendesak dan mendikte calon pembeli. Libatkan ia dalam perumusan redaksi iklan, sehingga memberikan sentuhan berbeda namun real. Tidak hanya komentar/kalimat tentang keberhasilannya, namun benar-benar perumusannya. Ada baiknya salesman berpengalaman ini tidak terlalu senior dari calon kandidat.  Hadirkan pula dalam sesi job fair dengan format ‘sharing’, sehingga kandidat mendapatkan gambaran real. Sementara untuk iklan, Anda dapat menampilkan dalam format You Tube (jika memungkinkan).

– Menampilkan syarat ‘tinggi’ dalam iklan. Tidak sedikit orang yang memandang sebelah mata profesi ini. Untuk itu, tampilkan syarat yang menantang beserta target dan benefit setimpal. Strategi ini dapat memancing kandidat untuk berpikir ulang dan serius ketika memutuskan untuk mendaftar.

– Menampilkan jenjang karir tenaga penjualan dalam perusahaan beserta benefit selain finansial. Target, deadline, komisi, insentif, bonus adalah paket yang cukup dikenal dalam dunia ini, karenanya, tampilkan hal lain untuk menarik mereka yang ingin mengembangkan diri lebih luas. Generasi Y (generasi termuda di dunia kerja saat ini) tidak
hanya menginginkan hal detil dan konkret, tapi juga ‘bervariasi’. Hal ini sejalan dengan luasnya dunia yang semakin mudah terlihat berkat kemajuan teknologi. Kemaslah paket menarik seperti pelatihan+jalan-jalan ke negeri seberang, dsb.

Demikian, Sdr.Galuh, semoga dapat membantu, terima kasih dan sukses.

Salam,
Ardiningtiyas

Tags: ,