Bagaimana Penilaian pada Atasan?

Pertanyaan :

Sudah biasa bawahan dinilai oleh atasannya dengan suatu ukuran/standard, namun ada kalanya para atasan juga perlu dinilai oleh bawahannya, supaya kedua belah pihak dapat saling terbuka dan  memperbaiki diri sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Apakah boleh/wajar jika kami mengadakan evaluasi kepada para atasan misalnya dengan menyebarkan angket/questioner atau bahwa memberikan kesempatan kepada para anak buah untuk curhat tentang kinerja atasannya? Dengan harapan semua saran/kritik tsb nantinya dapat membantu mereka memperbaiki diri. Atau adakah cara lain yg dapat kami lakukan untuk hal tersebut? Yang intinya adalah supaya para bawahan bisa menyalurkan uneg-uneg/kritik/saran untuk para atasannya. Dan kapankah waktu yang tepat untuk evaluasi atasan?


Jawaban :

Jawab:
Evaluasi karyawan yang umumnya disebut PERFORMANCE APPRAISAL atau PENILAIAN KARYA biasanya dilakukan secara periodik per semester atau per tahun. Untuk menjawab kebutuhan Anda, dapat dilakukan penilaian karya dengan sistem 360 derajat, artinya seorang karyawan dinilai oleh atasan, rekan kerja yang terkait langsung dan bawahan. Memang sistem ini lebih repot dalam hal pengadministrasiannya, namun cukup seimbang  dengan hasil yang diperoleh. Dengan mekanisme ini seorang karyawan tidak hanya memberikan layanan pada atasannya saja namun juga pada rekan kerja dan juga bawahan. Di samping itu sistem penilaian 360 derajat dapat memperkecil unsur subyektivitas.
Demikian disampaikan, semoga bermanfaat.
Salam Hangat,
zp8497586rq
Tags: ,