PKWT untuk Pemborongan Pekerjaan

Pertanyaan :

Bagaimana tentang PKWT sehubungan dengan Permenaker No 19 Tahun 2012? Apakah ada perbedaan PKWT untuk pemborongan pekerjaan dengan PKWT yang bukan pemborongan pekerjaan?  


Jawaban :

Dear Ibu Yuli,

Mengenai Permenaker No 19 tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian peleksanaan pekerjaan kepada perusahan lain yang akan berlaku mulai tanggal 19 November 2013. Ibu dapat mengunduhnya di sini.

Dalam ketentuan ini, lebih berfokus pada perusahaan alih daya bukan pada karyawannya. Namun sebagai tambahan mengenai perjanjian karyawan secara khusus dinyatakan oleh permenaker no 19 tahun 2012 dalam pasal-pasal berikut ini:

Pasal 13: Setiap perjanjian kerja dalam pemborongan pekerjaan wajib memuat ketentuan yang menjamin terpenuhinya hak-hak pekerja/buruh dalam hubungan kerja sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Pasal 14: Perjanjian kerja dalam pemborongan pekerjaan mengatur tentang hubungan kerja antara perusahaan penerima pemborongan dengan pekerja/buruhnya yang dibuat secara tertulis.

Pasal 15: Hubungan kerja antara perusahaan penerima pemborongan dengan pekerja/buruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 dapat didasarkan atas perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT) atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Berdasarkan Pasal 15 di atas, maka diperbolehkan untuk menggunakan PKWTT terhadap karyawan daripada menggunakan PKWT yang biasa dilakukan dalam praktik. Sedangkan mengenai PKWT sebaiknya Ibu Yuli mengacu pada kepmenaker 100 tahun 2004 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Demikian pendapat kami semoga dapat membantu Ibu Yuli. Selamat berkarya.

David Tampubolon

 

Tags: , ,