Belum 2 Tahun Kerja, Sudah 10 Kali Tanda Tangan PKWT

Pertanyaan :

Saya bekerja di LSM Asing di Banda Aceh. Dan hingga kini status kami terombang-ambing karena belum ada 2 tahun saya bekerja, sudah 10 kali menandatangani PKWT. Dan menurut orang HRD mereka punya surat sakti dari Disnaker setempat bahwa diijinkan membuat PKWT lebih dari 3 kali asal tidak lebih dari 3 tahun. Bagaimana menurut pandangan Bpk/Ibu?


Jawaban :

Jawaban:

LSM asing maupun dalam negeri, keduanya termasuk klasifikasi sebagai suatu perusahaan sebagaimana diatur dalam UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Pasal 1, angka 6, huruf b. Dengan LSM tersebut berstatus sebagai “perusahaan”, maka semua mekanisme hubungan kerja harus tunduk kepada semua ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku.

Sesuai dengan ketentuan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 59 ayat (7), hubungan kerja tersebut demi hukum menjadi berubah statusnya sebagai hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Sesuai Pasal 59 ayat (4) undang-undang tersebut, perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu hanya dapat diadakan untuk paling lama 2 tahun dan hanya boleh diperpanjang satu kali paling lama satu tahun. Setelah itu, PKWT dapat diperbaharui, setelah masa tenggang lebih dari 30 hari. Pembaharuan perjanjian hanya dapat dilakukan satu kali untuk masa paling lama 2 tahun.

Perbuatan yang dilakukan oleh LSM asing tersebut termasuk perbuatan melawan hukum. Ketentuan apapun yang dibuat oleh suatu instansi bila bertentangan dengan undang-undang, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Tags: ,