Kerja 22 Bulan THR Tidak Sampai 1 Bulan Gaji

Pertanyaan :

Kerja 22 bulan THR yang diterima tidak sampai 1 bulan upah tetapi dibagi 10 bulan, apa benar begitu aturannya?    


Jawaban :

Dear Ibu Armigawati Bastian,

Pengaturan mengenai besarnya nilai THR yang diterima terdapat dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. PER-04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja diperusahaan.

Khususnya di dalam Pasal 3 yang menyatakan sebagai berikut:

1. Besarnya THR sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat 1 ditetapkan sebagai berikut:

a. pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih sebesar 1(satu) bulan upah.

b. Pekerja yang mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional dengan masa kerja yakni dengan perhitungan masa kerja/12 x 1(satu) bulan upah .

2. Upah satu bulan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah upah pokok di tambah tunjangan-tunjangan tetap.

3. Dalam hal penetapan besarnya nilai THR menurut Kesepakatan Kerja (KK), atau Peraturan Perusahaan (PP) atau Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau kebiasaan yang telah dilakukan lebih besar dari nilai THR sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) maka THR yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan Kesepakatan Kerja, Peraturan Perusahaan, Kesepakatan Kerja Bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan.

Sehingga sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Ibu Armigawati untuk karyawan yang telah bekerja selama 22 bulan atau lebih dari 12 (dua belas) bulan maka besar THR yang diterima adalah 1 (satu) bulan upah. Sedangkan perhitungan prorata (secara proporsional) hanya diberikan untuk mereka yang bekerja antara 3 (tiga) bulan lebih dan kurang dari 12 (dua belas) bulan.  Misalnya 10 (sepuluh) bulan, maka perhitungan proratanya adalah 10/12 dikali 1 (satu) bulan upah, namun hal ini tidak berlaku bagi karyawan yang memiliki masa kerja lebih dari 12 (dua belas) bulan.

Demikian pendapat kami semoga dapat membantu Ibu Armigawati Bastian. Selamat berkarya.

 

David Tampubolon

 

Tags: