Gaji yang Telah Disepakati Berubah Ketika Masuk

Pertanyaan :

Sebelum bergabung dengan perusahaan, saya dan perusahaan yang baru telah menyetujui jumlah gaji yang akan saya dapatkan setelah bergabung di perusahaan ini (gaji all-in).

Namun di hari pertama saya bergabung dengan perusahaan, saya baru diinformasikan bahwa saat ini perusahaan menerapkan aturan baru dalam penggajian yang tadinya all-in, dirubah menjadi gaji harian yang dibayarkan perbulan.

Dari total gaji all-in yang saya setujui sebelumnya perusahaan mengambil 64.3% sebagai dasar gaji pokok dan untuk menentukan upah lembur. Sahkah saya menuntut perusahaan untuk menerapkan 75% dari total gaji all-in sebagai upah pokok? Untuk informasi perusahaan hanya menerapkan gaji pokok dan tunjangan tidak tetap seperti premi hadir dan premi cuti haid.


Jawaban :

Jawaban:

Kasus Anda diselesaikan berdasarkan ketentuan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep. 102/Men/VI/2004 Tentang Waktu Kerja Lembur Dan Upah Kerja Lembur, Pasal 9 ayat (1) berbunyi:

“Dalam hal upah pekerja/buruh dibayar secara harian, maka penghitungan besarnya upah sebulan adalah upah sehari dikalikan 25 (dua puluh lima) bagi pekerja/buruh yang bekerja 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau dikalikan 21 (dua puluh satu) bagi pekerja/buruh yang bekerja 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu”.

Contoh: bila pekerja bekerja 5 hari kerja dalam seminggu, dan upah sehari adalah Rp 150.000, maka upah per bulan adalah 21 X Rp 150.000 = Rp 3.150.000. Upah lembur per jam adalah Rp 3.150.000/173 = Rp 18.208.

Ketentuan dalam Kepmenakertrans adalah normatif, bila perusahaan tidak melaksanakan ketentuan normatif, perusahaan telah melakukan pelanggaran hukum.

Tags: ,