Gaji 80% Pada Masa Percobaan, Sisanya?

Pertanyaan :

Sehubungan dengan masa percobaan diberikan gaji 80% apakah setelah lulus masa percobaan hak sisa 20% dapat diberikan? Apakah ada aturannya? Terima kasih.


Jawaban :

Terkait dengan struktur gaji setelah masa percobaan, hak atas sisa gaji memang sudah seharusnya diterima oleh karyawan yang harus melalui masa percobaan. Jika ditanyakan terkait dengan aturan yang berhubungan dengan struktur gaji saat masa percobaan, maka dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Untuk CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) memiliki bingkai aturan mengenai masa percobaan sekurang-kurangnya satu tahun dan paling lama dua tahun, dan aturan yang meliputi ada dua yakni Pasal 16 ayat 4 UU No. 8 Tahun 1974 Jo. UU No. 43 Tahun 1999 dan Pasal 14 ayat 1 PP. No. 98 Tahun 2000 Jp. PP No. 11 Tahun 2002. Selanjutnya, CPNS akan mendapatkan gaji sebesar 80 persen dari seluruh total gaji yang seharusnya diperoleh selama masa percobaan.

2. Untuk Calon pegawai swasta, perlu dilihat dari mulai bentuk perjanjian kerja. Sesuai dengan Pasal 58 ayat 1 UU No. 13 Tahun 2003 disebutkan bahwa “Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan”, dan diteruskan pada Pasal 58 ayat 2 UU No. 13 Tahun 2003 “Dalam hal disyaratkan masa percobaan kerja dalam perjanjian kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), masa percobaan kerja yang disyaratkan batal demi hukum. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pekerjaan untuk waktu tertentu seharusnya tidak mengenal masa percobaan (berapapun jumlah waktunya). Kemudian, perlu dipahami bahwa untuk calon pegawai swasta, tidak ada bingkai aturan ketenagakerjaan yang mengatur mengenai struktur gaji pada masa percobaan, pun ada aturan terkait dengan masa percobaan adalah batasan mengenai perpanjangan masa percobaan yang seharusnya diterapkan oleh perusahaan. Sehubungan dengan gaji dan masa percobaan, UU No. 13 Tahun 2003 sebenarnya menyebutkan adanya larangan untuk membayar upah pegawai di bawa upah minimum yang berlaku, seperti disebutkan pada Pasal 60 ayat 2 UU No. 13 Tahun 2003 sebagai berikut “Dalam masa percobaan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), pengusaha dilarang membayar upah di bawah upah minimum yang berlaku.   Meskipun demikian, praktik penerapan 80 persen gaji diterapkan oleh perusahaan dengan tujuan sebagai jaminan terkait dengan kinerja yang ditunjukkan oleh calon pegawainya, dan biasanya perusahaan memberlakukan hal ini dengan tujuan agar perusahaan dapat mengikat calon pegawainya agar mau “bertahan” di perusahaan tersebut selama masa percobaan yang disepakati bersama antara perusahaan dengan pegawai.

Demikian, semoga bermanfaat.

Tags: ,