Bisakah menuntut perusahaan yang membayar gaji pokok di bawah UMR walaupun THP di atas UMR?

Pertanyaan :

Bisakah saya menuntut perusahaan yang membayar gaji pokok di bawah UMR walaupun take home pay pekerjanya di atas UMR (ada tunjangan & komponen gaji lain2)


Jawaban :

Selamat Pagi Pak Bima Panji Hariyadi,

Saya akan coba menjawab pertanyaan yang Bapak tanyakan sebagai berikut:
Apakah bisa menuntut perusahaan yang memberikan gaji pokok dibawah UMR namun Take Home Pay-nya di atas UMR?
Mengenai hal ini sebenarnya sudah pernah kami informasikan sebelumnya, mohon cek di sini.

Yaitu berdasarkan UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Terutama dalam Pasal 94 dinyatakan sebagai berikut:

Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75 % (tujuh puluh lima perseratus) dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.

Jadi, sesuai dengan bunyi Pasal 94 di atas, komponen upah dapat terdiri dari sedikitnya 75% upah pokok dan sisanya 25% adalah tunjangan tetap. Namun, kami tidak mendapatkan informasi lebih banyak terkait pembagian persentase dari komponen tersebut, sehingga silahkan Bapak dengan 75% Gaji Pokok dan 25% tunjangan yang akan diberikan merupakan tunjangan tetap (tanpa syarat) sesuai dengan bunyi Pasal 94 di atas dan hal ini sejalan dengan UU No 13 tahun 2003 Pasal 90 terutama ayat 1 yang menyatakan sebagai berikut:

(1) Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89.
Sehingga karyawan akan tetap menerima sesuai UMP tersebut sebagai kesatuan komponen upah. Tanpa memandang jenis posisi pekerjaan ataupun periode kerja termasuk dalam masa percobaan (lihat UU No 13 tahun 2003 Pasal 60 ayat 2).

Demikian pendapat kami semoga dapat membantu Pak Bima. Selamat berkarya.

Tags: , , , ,