Hak Karyawan yang Mengundurkan Diri

Pertanyaan :

Yth. Bp. Bambang,
Saya mau konsultasi mengenai hal berikut:
1. Bagaimana perhitungan hak karyawan yang mundur pada kontrak ke-3 pada bulan ke-5 kontraknya?
(tiap kontrak 1 tahun dan tidak pernah terputus)
2. Apakah karyawan mengundurkan diri masih berhak atas 15% perumahan & pengobatan sesuai psl 156(4) UU 13/2003, apa dasar hukumnya?
Atas jawaban bapak, saya ucapkan banyak terima kasih.


Jawaban :

Jawaban:

1.Pekerja mengundurkan diri pada kontrak ke 3, pada bulan kelima. Ada dua asumsi. Pertama, meski sudah berada dalam kontrak ketiga, secara hukum pekerja masih tetap berstatus sebagai Pekerja Waktu Tertentu (PWT). Dengan status tersebut, pekerja tidak mendapatkan pembayaran apapun, kecuali hak pembayaran atas hari cuti yang sudah menjadi haknya yang belum diambil dan biaya pemulangan ke tempat asal, bila ada.

2.Pekerja yang mengundurkan diri tidak berhak atas uang perumahan dan biaya pengobatan sebesar 15% (uang pesangon+uang penghargaan masa kerja). Dasar hukumnya adalah SE MENAKERTRANS NO B.600/MEN/Sj-Hk/VIII/2005, angka 4
menyebutkan: Oleh karena pekerja/buruh mengundurkan diri tidak mendapatkan uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja, maka pekerja/buruh yang bersangkutan tidak mendapatkan penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan sebagaimana ketentuan dalam Pasal 156 ayat (4).