Gaji Turun Tunjangan Harian Naik, Wajarkah?

Pertanyaan :

Ada beberapa hal yang mau saya tanyakan:

1. Baru-baru ini di kantor ada peraturan penggantian hari kerja karena tanggal merah/libur. Hari kerja biasanya dari Senin sampai Jumat. Jadi bila ada tanggal merah di antara itu, menurut peraturan baru, hari tersebut akan diganti ke Sabtu dalam minggu tersebut atau minggu berikutnya. Apakah hal ini wajar? Adakah peraturan yang dijadikan referensi?

2. Tentang perubahan susunan gaji; apakah wajar jika gaji pokok diturunin dan uang harian dinaikkan? Adakah referensinya?


Jawaban :

Sesuai UU 13/2003 Pasal 85: Pekerja/buruh tidak wajib bekerja pada hari-hari libur resmi. Oleh karenanya kebijakan perusahaan Anda dalam hal ini menyalahi ketentuan perundangan yang berlaku.

Mengenai perubahan struktur gaji dengan menurunkan gaji pokok dan menaikkan tunjangan/uang harian sepanjang yang saya tahu tidak ada ketentuan/perundangan yang mengatur hal ini.

Yang penting diperhatikan adalah pada UU no 13/2003 Pasal 94 disebutkan: Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap. Jadi jika gaji pokok lebih kurang dari 75% total gaji maka terjadi pelanggaran dalam penggajian.