Dialihkan ke Outsourcing Tanpa Alasan Jelas

Pertanyaan :

Pak, kami karyawan harian di suatu universitas yg sedang berkembang. Per November 2010 kami akan menjadi outsorsing TANPA ALASAN YANG JELAS, saat kami tanyakan ke pihak HRD mereka tidak memberikan jawaban secara gamblang saat kami tanyakan apakah perusahaan sedang pailit mereka tidak menjawab bahkan sebagian dari atasan kami sibuk melindungi diri sendiri sedangkan kami sudah bekerja selama 5-7 tahun. Yang kami ingin tanyakan bagaimana kekuatan hukum kami bila kami menuntut hak kami? Terima kasih


Jawaban :

Jawaban:

1. Peraturan per-UU-an Ketenagakerjaan memang memungkinkan bagi pengusaha untuk menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain (outsourcing).
2. Namun, peraturan per-UU-an juga memberikan rambu-rambu tentang pelaksanaan outsourcing antara lain:
– pekerjaan yang boleh diborongkan hanya pekerjaan yang bersifat penunjang (pendukung, bukan pekerjaan inti dari perusahaan)
– pekerja outsourcing tidak boleh melakukan pekerjaan yang termasuk kegiatan pokok atau kegiatan yang langsung dengan proses produksi
– bila terjadi pelanggaran atas kedua hal tersebut maka hubungan kerja pekerja demi hukum berubah statusnya dari hubungan kerja dengan perusahaan outsourcing dengan perusahaan pemberi kerja.
3. Masalahnya memang tidak ada ketentuan yang mengatur tentang pekerjaan-pekerjaan macam apa yang termasuk pekerjaan inti (core) dan mana yang termasuk pekerjaan penunjang.
4. Bila anda merasa diperlakukan tidak benar oleh perusahaan/instansi tempat anda bekerja, anda dapat melaporkan kasus tersebut ke Dinas Tenaga Kerja setempat untuk solusinya, dan bila perlu kasus tersebut dapat dibawa/ gugat ke Pengadilan Hubungan Industrial. Silakan berkonsultasi tentang teknis tersebut di Disnaker.