Dari IT ke GA, Bagaimana Prospek Kariernya?

Pertanyaan :

Saya bekerja mulai tahun 2000 sebagai IT. Pada 2004 saya dipindahkan menjadi General Affair Manager, dan mulai saat itu saya pelajari tentang HRD dan GA. Sedangkan S-1 saya jurusan Manajemen SDM. Pertanyaan saya, 1) Apakah karier saya bisa bagus dengan pindah dari IT ke GA? 2) Sejak pindah ke GA peningkatan salary belum ada sampai sekarang dengan jabatan saya sebagai manajer, apakah saya perlu pindah kerja ketempat lain? 3) Saya sudah beberapa kali melamar kerja sebagai HRD dan GA, tapi belum ada panggilan interview, kenapa? 4) Standar kemampuan apa yang mesti saya miliki untuk menjadi HRD dan GA Manager?


Jawaban :

1. Tentu, Anda bisa berkarier di GA. Namun, memang implementasinya bervariasi di tiap perusahaan dan tergantung pada bagaimana Anda meyakinkan perusahaanatas keterampilan dan pengetahuan Anda di bidang ini.

2. Apakah Anda telah berdiskusi dengan pihak yang tepat? Peningkatan tugas dan tanggung jawab apa yang Anda lakukan? Apakah Anda telah mempelajari aturan main di perusahaan Anda? Perpindahan dari satu bagian ke bagian lain tidak selalu diikuti dengan kenaikan gaji, terlebih jika berada di jenjang yang sama. Namun, jika jenjang telah naik, tentunya Anda perlu untuk membicarakan hal ini lebih komprehensif lagi. Bawa serta data (termasuk administrasi) Anda untuk berdiskusi, sehingga pembicaraan dapat fokus dan padat. Perusahaan pun akan melihat kesungguhan Anda dalam hal ini, tidak sekedar ‘protes’. Mintalah waktu khusus untuk berbicara empat mata dan persiapkan diri untuk optimal dan segar.

3. Ada banyak kemungkinan mengapa belum ada panggilan. Gerbang pertama dari pelamar adalah CV & Surat Lamaran. Bagaimana Anda menampilkan kompetensi Anda di dua dokumen utama tersebut? Tekankan pada kompetensi yang Anda miliki, bukan hanya daftar kronologis bekerja.

4. Penilaian kompetensi teknis dan perilaku berdasarkan jobdesc dan level. Tanggung jawab apa yang akan Anda tangani, HRD pun memiliki beberapa bagian mulai administrasi hingga perekrutan-pengembangan sumber daya manusia dan partner strategis bagi perusahaan. Dibutuhkan orang-orang yang mampu bekerja dengan individu, bukan hanya data. Karakter utama dari individu adalah dinamika yang membutuhkan pengamatan tersendiri untuk mengenali pola sikap hingga perilaku. Untuk level manajer, tentu kompetensi kepemimpinan menjadi salah satu syaratnya. Model kepemimpinan seperti apa yang lebih tepat untuk perusahaan pun tidak sama. Inilah mengapa diperlukan asessment lebih detil dan luas lagi yang biasanya perusahaan akan bekerjasama dengan konsultan HR eksternal atau bagian HR perusahaan sendiri.