Cara Murah dan Efektif Mengembangkan Budaya Kerja “World Class”

Pertanyaan :

Perusahaan kami ingin mengembangkan budaya kerja untuk world class company. Kepada atasan, saya sudah menawarkan program upskilling, training, workshop, outbound game untuk pekerja seperti yang dilakukan perusahaan lain. Semua ditolak dengan berbagai alasan. Saya diminta membuat program yang simple, efektif dan biaya rendah. Mohon penjelasannya, program seperti apa yang bisa dilakukan? Terima kasih.


Jawaban :

Menjawab pertanyaan Bapak mengenai program ekonomis dan efektif untuk mengembangkan budaya world class, mungkin perlu Bapak renungkan dan diskusikan kembali beberapa poin di bawah ini:

1. Mendefinisikan secara jelas makna dari budaya world class ala Pertamina-shipping agar lebih jelas bagi Bapak menurunkan program yang dimaksud

2. Jika perusahaan tempat Bapak bekerja ingin menerapkan program budaya world class, maka saran saya perlu dibentuk program-program mandiri dengan tiga pendekatan utama yakni: program awareness/pengenalan budaya, program internalisasinya, dan program implementasi serta evaluasinya.

Program awareness diselenggarakan melalui sosialisasi, buku saku, simbol-simbol, cerita, gambar agar pegawai memahami bahwa perusahaan memiliki budaya world class. Jika tidak ada pengenalan terlebih dahulu, bagaimana mereka bisa tahu dan paham. Kemudian bantu pegawai dengan program program yang sifatnya menyemai budaya world class tersebut. Penting di sini memberikan suatu sharing dan diskusi baik formal maupun semi informal mengenai contoh sukses budaya world class. Ajak mereka terlibat dan melihat bagaimana nilai keuntungan dari kisah sukses yang pernah dicapai oleh perusahaan contoh.

3. Penerapan budaya dapat dilakukan melalui contoh keteladanan dari para pimpinan atau manggala, penerapan sistem dan juga training. Fungsi Human Capital (HR di perusahaan) sangatlah penting untuk memastikan bahwa budaya berjalan sesuai harapan. Secara berkala HR pun harus mengevaluasi sejauh mana internalisasi budaya ini sudah tertanam, di samping memastikan dengan berbagai survei – misalnya employee engagement survey.

4. Tidak kalah pentingnya adalah dibentuknya komite budaya yang dapat merumuskan sistem penghargaan dan hukuman atas penerapan dan berjalannya budaya world class ini. Lakuksan dengan konsisten.

Selaman mencoba!