Beli Perusahaan Bangkrut, Bagaimana Pegawainya?

Pertanyaan :

Kalau perusahaan saya hendak membeli perusahaan baru yang akan bangkrut (walau belum dijatuhkan pailit) dan para pegawainya minta upahnya dibayarkan, dan minta dinolkan kembali pembayaran upahnya, apa ada peraturannya? Dan, wajibkah kita melakukan peraturan tersebut --maksud saya apa tidak ada jalan lain selain mengenolkan gaji mereka?


Jawaban :

Peraturan perundang-undangan Ketenagakerjaan tidak mengatur tentang perpindahan pekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain, apakah harus terlebih dahulu dilakukan PHK dengan perusahaan yang sekarang dan hak-hak mereka dibayarkan semua, atau langsung dipindahkan ke perusahaan yang baru dengan ketentuan bahwa masa kerja di perusahaan lama diperhitungkan.

Perusahaan lama dan yang baru berhak untuk menentukan versi mana yang akan dilakukan. Bila pekerja tidak setuju, maka dapat di-PHK dengan alasan tidak bersedia dipindahkan ke perusahaan baru. Atas PHK tersebut, pekerja berhak atas uang pesangon sebesar 1 (satu) kali sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang perhargaan masa kerja 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (3), dan uang penggantian hak sesuai ketentuan dalam Pasal 156 ayat (4) Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.