Beda Antara Habis Kontrak, Mengundurkan Diri, dan PHK

Pertanyaan :

Perkenalkan nama saya Yogi, ada yang ingin saya tanyakan, yaitu apakah bedanya antara karyawan yang habis kontrak dan karyawan yang mengundurkan diri serta karyawan di PHK?  Apakah hak-hak dan kewajiban antara perusahaan dan karyawan sama atau ada bedanya untuk karyawan tersebut diatas ...terima kasih


Jawaban :

Jawaban:

1. Pekerja yang habis kontrak pengertiannya adalah bahwa pekerja tersebut hubungan kerjanya selesai karena berakhirnya masa hubungan kerja sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Dengan asumsi bahwa tidak ada pelanggaran dalam pelaksanaan PKWT maka PHK yang terjadi adalah termasuk kategori "putus demi hukum". PHK semacam ini tidak menimbulkan kewajiban bagi pengusaha untuk memberikan "pembayaran akhir" (Uang Pesangon/UP, Uang Penghargaan Masa Kerja/UPMK, Uang Penggantian Hak/UPH).
2. Pekerja mengundurkan diri, berdasarkan penegasan Menakertrans melalui Surat Edaran No B.600/MEN/Sj-Hk/VIII/2005 tanggal 31 Agustus 2005, tidak berhak atas UP, UPMK, dan konsekuensinya tidak mendapatkan UPH.
3. Bagi Pekerja yang PHK, apakah dia berhak atau tidak berhak atas ‘pembayaran akhir" tergantung kepada alasan PHKnya. Tentang faktor-faktor untuk menghitung perkalian untuk mendapatkan besaran/jumlah "pembayaran akhir" dan PHK karena alasan apa yang pekerja berhak atau tidak berhak atau "pembayaran akhir";  silakan pelajari Pasal 156, Pasal 160 s/d Pasal 169, Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Terlalu luas/rumit untuk dapat dijelaskan di sini.