Bagaimana Mensiasati Karyawan yang Bertindak Indisipliner agar di-PHK?

Pekerja yang dengan sengaja melakukan perbuatan indisipliner berdasarkan Undang-Undang No 13 Tahun 2003 memang tidak dapat begitu saja di PHK. Untuk dapatnya di PHK harus melalui proses pembinaan (pemberian SP 1,2, dan 3).
Setelah itu proses PHK harus melalui prosedur yang diatur dalam UU No 02 tahun 2004. PHK karena pelanggaran seperti itu dimungkinkan pekerja mendapat pembayaran akhir Uang Pesangon (satu kali Pasal 156 ayat 2), Uang Penghargaan Masa Kerja dan 15% Uang Perumahan dan Bantuan Kesehatan. Ada satu cara/kiat agar fenomena yang demikian tidak berkepanjangan. Tawarkan kepada pekerja ybs PHK dengan Kesepakatan Bersama dengan paket pembayaran berdasarkan perhitungan yang saya sebutkan (dapat juga PHK berdasarkan pekerja mengundurkan diri, dan perusahaan bersedia memberikan paket pembayaran tersebut). Apakah penanganan tersebut akan menyebabkan pekerja-pekerja lain mengikuti perilaku/ jejak pekerja tersebut ? Tidak juga, karena untuk menjalani proses tersebut pekerja juga harus siap berkorban dari segi reputasi dan waktu. Tidak banyak (hitungan jari) pekerja yang akan mengikuti jejak pekerja tersebut, bila ada.