Apa Saja Faktor Yang Terkait Dengan Core Competencies?

Pertanyaan :

Saya seorang HRD manager dalam sebuah group perusahaan rokok terbesar di Jatim, saya ingin mendapat masukan dari ibu terkait dengan Core competencies, apakah leadership itu juga termasuk dalam core competencies? Kalau ya apa alasannya, kalau tidak apa masalahnya? Selain itu, faktor-faktor apa saja yang terkait dengan Core Competencies?


Jawaban :

Sebelumnya kami ingin mengulas sedikit mengenai arti dari kompetensi dan type dari kompetensi. Kami melihat bahwa kompetensi merupakan kemampuan yang dapat membuat seseorang untuk dapat secara efektif menjalankan pekerjaannya dan mencapai obyektif dari organisasi. Kompetensi ini yang nantinya akan diterjemahkan dalam bentuk key action maupun key activities, yang membantu anggota organisasi untuk dapat mengaplikasikan dalam perannya.

Kami membagi kompetensi menjadi 2 tipe, yaitu Core Competency dan Specific Competency.

Core Competency atau yang kerap dikenal sebagai kompetensi dasar merupakan kompetensi yang dibutuhkan oleh seluruh job roles yang ada di sebuah organisasi. Atau dengan lebih mudah dapat dikatakan, core competency ini wajib dimiliki oleh semua anggota organisasi. Sehingga karena core competency ini merupakan kompetensi dasar, maka untuk menentukannya harus melihat kembali kepada business driver dan corporate values yang dimiliki organisasi. Dalam proses competency profiling, sangat diperlukan visionary meeting dengan direktur yang tentunya memahami dan dapat menerjemahkan business driver dan corporate values sehingga dapat ditentukan core competency dalam organisasi.

Specific Competency atau yang juga dikenal sebagai kompetensi khusus, merupakan kompetensi yang dibutuhkan oleh masing-masing job role atau pekerjaan dalam organisasi. Tentunya dalam competency profiling, salah satu tahapan yang harus dilalui adalah melakukan interview dengan incumbent (pemegang jabatan) dan interview dengan atasan.

Untuk menjawab pertanyaan Bapak, apakah leadership termasuk dalam Core Competency, tentunya harus melihat kembali kepada business driver maupun corporate value dari organisasi. Dan kembali kepada pertanyaan, apakah memang diperlukan bagi semua anggota organisasi memiliki leadership skill. Jika tidak, mungkin akan lebih tepat jika leadership skill tersebut masuk pada specific competency yang tentunya harus dilihat lagi berdasarkan specific pekerjaan.