Sedang Mencari Pekerjaan? Asahlah Keahlian Anda

Siapa yang Anda kenal memang penting, tetapi pengetahuan dan keahlian yang Anda miliki lebih penting

Sepuluh tahun yang lalu, LinkedIn diluncurkan dengan slogan relationships matter – menjalin hubungan profesional adalah penting. Misi LinkedIn adalah untuk menghubungkan profesional di seluruh dunia agar mereka menjadi lebih produktif dan semakin sukses.

Dalam sepuluh tahun terakhir, dunia profesional di Indonesia telah berubah secara signifikan – demikian pula dalam hal pencarian kerja. Selain menjadi semakin kompetitif, ekspektasi dalam dunia kerja pun semakin meningkat. Dalam dunia bisnis, pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan dari pelamar juga semakin banyak.

Berdasarkan data terkini Badan Pusat Statistik Indonesia, saat ini terdapat 7,17 juta pengangguran di Indonesia. Meskipun penyebab hal tersebut terdengar suram, di antaranya melemahnya perekonomian Indonesia, menaiknya tingkat inflasi, dan menurunnya nilai tukar, pencari kerja tidak perlu putus asa: masih banyak peluang karena perusahaan masih mencari karyawan berkualitas dan berbakat.

Secara global, salah satu kelompok usia dengan tingkat pengangguran tertinggi adalah usia 15 – 24 tahun: ada 73 juta pengangguran di seluruh dunia. Di LinkedIn, mahasiswa dan sarjana baru merupakan kelompok dengan jaringan yang paling cepat berkembang. Ini membuktikan bahwa anak muda sekarang sudah mulai membangun kredibilitas profesional mereka sejak dini.

Sepuluh tahun sejak LinkedIn berdiri, ‘siapa yang Anda kenal’ tetap merupakan hal penting di tengah persaingan ekonomi sekarang. Namun, pengetahuan yang Anda miliki menjadi lebih penting. Berkat menjamurnya situs jejaring sosial, siapapun bisa memiliki jaringan kontak yang luas. Baik melalui online maupun bertemu secara langsung, menjalin hubungan profesional dengan kolega, rekan kerja, dan teman sudah menjadi hal yang lumrah, terutama bagi generasi muda yang “melek” teknologi atau sering disebut sebagai Generasi Z.

Sekarang, perusahaan yang merekrut untuk posisi entry level atau untuk sarjana baru tidak hanya mementingkan kandidat yang berkualitas, tetapi juga memiliki pemahaman berbisnis, perspektif yang tajam, serta minat yang besar terhadap profesi yang mereka pilih. Banyak nasihat karier di luar sana, tapi nasihat karier yang paling berguna adalah nasihat dari profesional sukses. Baru-baru ini, LinkedIn mengundang profesional terkemuka di dunia, seperti Richard Branson dan wirausahawan terkenal lainnya, untuk membagikan tips karier melalui blog LinkedIn.

Namun, mempunyai pengetahuan saja tidak cukup. Di bulan Agustus ini, banyak mahasiswa yang meraih gelar sarjana dan siap memasuki jenjang karier mereka. Untuk menonjolkan diri, kandidat harus mampu mengemukakan pendapat dan pengetahuan mereka dengan percaya diri tentang hal-hal yang berkaitan dengan industri mereka. Dan inilah saran saya untuk orang profesional muda: bangun brand Anda.

Dunia online menawarkan banyak sarana untuk berbagi pikiran, seperti blog pribadi, Twitter, dan tentu saja, LinkedIn. Blog yang up-to-date dan dirancang dengan baik menandakan besarnya semangat Anda, kepandaian Anda dalam mengekspresikan diri, serta tingkat motivasi dan komitmen Anda. LinkedIn juga memiliki fitur grup yang memungkinkan anggota untuk berkomunikasi dengan profesional lainnya, berpartisipasi dalam diskusi, dan mengajukan pertanyaan.

Pengetahuan yang luas dan kepercayaan diri memang merupakan bekal yang penting. Tetapi, yang lebih penting lagi adalah bagaimana Anda menerapkan ilmu yang Anda miliki. Jika Anda mencari pekerjaan entry level, pengalaman adalah kunci untuk membuka peluang kerja, dan jika ditambah dengan keahlian dalam dunia pekerjaan, Anda dapat menjadi kandidat yang paling menonjol.

Selain perusahaan-perusahaan besar yang banyak diincar pencari kerja, perusahaan kecil dan menengah (UKM) juga patut diperhatikan. Meski sering kalah pamor dengan nama perusahaan besar yang lebih dikenal, UKM sebenarnya menawarkan banyak peluang kerja. Pengalaman Anda sebagai sukarelawan, ditambah dengan pengalaman kerja, menunjukkan seberapa besar antusiasme Anda dalam industri yang Anda pilih, dan memberikan nilai jual yang tak tergantikan.

Bagi yang belum sempat mencicipi bangku kuliah, perlu diingat bahwa menjadi seorang sarjana bukanlah hal yang terpenting untuk mendapatkan pekerjaan. Misalnya, jika Anda lebih berminat untuk memulai usaha Anda sendiri, banyak pilihan untuk Anda, seperti magang, apprenticeship atau pelatihan kerja, atau kredit modal bisnis dari bank.

Memiliki keahlian yang bermanfaat untuk bisnis sangatlah penting bagi keadaan pasar saat ini. Tetapi, jika Anda ingin menjadi yang paling menonjol di antara kandidat lainnya, Anda perlu berusaha lebih giat. LinkedIn dapat membantu Anda: tidak hanya menghubungkan pekerja profesional di seluruh dunia, tetapi juga menghubungkan mereka dengan pengetahuan dan tips untuk mengembangkan karier mereka.

 

Penulis adalah Managing Director LinkedIn Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru

 

 

Tags: , ,