FAQ Strategi Transformasi Perseroan Part #3

Apa saja tool kit esensial yang diperlukan oleh perseroan dalam mengggelindingkan proses transformasi.

1. Forensik diagnostic performance perseroan. Untuk mendapatkan potret pemahaman objective performance perseroan secara kuantitatif dan analisa akar masalah.

2. Pemetaan strategic  forecasting dan Antisipasi preemptive market change

3. Penentuan cakupan dan agenda transformasi.

4. Organizational Change mangemement, Change technique dan Mindset renewal untuk mengawal proses perubahan hingga transformasi terjadi.

5. Penentuan Milestone dan Performance Mangement, untuk  progress report dan monitoring efektivitas kinerja

6. Setting Values dan Guiding principal

7. Key drivers miles stone transformasi

8. Alokasi Resources dan  Time frame

Apa manfaat Design  Model  dalam proses Transformasi.

Model transformasi merupakan suatu idea konsepsual tentang key drivers transformasi. Dengan adanya suatu model, bisa membantu perseroan melakukan proses transformasi secara terintegrasi dan holistic. Dan menghindari persoalan impulsive ad-hoc, distraksi kepentingan jangka pendek dan pola pemikiran fragmental.

Bangunan dasar  dan pilar Model Transformasi

Ada dua pilar utama transformasi perseroan. Yaitu Strategic Peoples Leadership, yaitu sisi manusianya, dan Strategic Business Manangement, yaitu sisi teknis bisnis. Sisi Strategic Peoples Leadership merangkum apa saja key drivers yang mengerakkan proses engagement dan leadership secara integral  dan efektif. Sedangkan strategic business management, merangkum key driver yang membuat suatu bisnis menjadi distinctive dan stand out. Kedua kombinasi ini akan membuat perseroan makin besar, makin adaptif dan makin gesit menghadapi dinamika pasar

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan transformasi perseoan.

Dengan perkembangan yang amat cepat bidang teknologi, integrasi pasar, Konvergensi digital dan Ecommerce, perseroan perlu sedini mungkin mengantisipasinya;   Belum  lagi perubahan aspirasi pekerja dan eksekutif pada masa knowledge economy ini. Kesemua itu menuntut antisipasi stategis.   Keterlambatan transformasi sering berakibat fatal, Waktu yang terlalu pendek dan mendesak untuk melakukan overhaul sering membuat banyak perseroan kehabisan tenaga dan sumber daya  justru pada saat – saat yang paling dibutuhkan.

 

End of Part 3

 

*) Penulis adalah CEO Defora Consulting

 

Tags: ,